ORGANISASI KEMASYARAKATAN

Kariaman Zebua Terpilih Jadi Ketua KNPI Kota Gunungsitoli

0
669

GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS – Kariaman Zebua terpilih secara aklamasi menjadi Ketua Komite Nasional Pemuda Indonesia (KNPI) Kota Gunungsitoli periode 2016-2019 pada Musyawarah Daerah III yang dilaksanakan di Gedung Pemuda KNPI Kabupaten Nias, Selasa (19/4/2016) dan mendapat 11 rekomendasi dari organisasi kepemudaan dan ormas.

Seusai penyerahan Bendera Pusaka KNPI, kepada Kabar Nias Kariaman mengatakan bahwa pemilihan ini merupakan lanjutan dari musyawarah sebelumnya di Aula Dandim 0213/Nias pada 19 Januari 2016. Waktu itu, pertemuan belum membuahkan hasil.

“Ini merupakan pemilihan ketua pertama setelah terbentuknya Kota Gunugsitoli 8 tahun yang lalu. Selama ini juga terjadi kevakuman KNPI seluruh Pulau Nias di empat kabupaten dan satu kota,” ujar Kariaman.

Adapun rekomendasi yang sudah diterima, kata Kepala Subbidang Pembinaan Pegawai BKD Kota Gunungsitoli itu adalah dari Gerakan Mahasiswa Kristen Indonesia (GMKI), Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI), PMKRI, Pemuda Demokrat, Pemuda Panca Marga, Pemuda Pancasila, FKPPI, Pemuda Kabakh, Pemuda Muhammdiah, Perintis ’99 dan Persatuan Alumni GMNI.

Sebagai program utama, KNPI Kota Gunungsitoli akan menyusun kepengurusan yang melibatkan seluruh OKP dan ormas yang ada berdasarkan AD/ART KNPI yang mengamanatkan umur paling tinggi 40 tahun. Merencanakan kerja sama dengan TNI/Polri untuk melatih pemuda bela negara untuk menekan kriminalitas. Mengadakan seminar, mendorong dan memberi saran kepada pemerintah Kota Gunungsitoli dalam hal meningkatkan pelayanan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Hal senada juga disampaikan mantan Ketua Kareteker KNPI Kota Gunungsitoli Melianus Laoli. Menurut dia, pelaksaan musyawarah pada Januari yang lalu akhirnya diambil alih oleh Pengurus Daerah Provinsi Sumatera Utara karena saat pencalonan muncul dua orang kandidat, Daniel Gunawan dan Agusman Halawa.

“Pada musda sebelumnya, untuk Kota Gunungsitoli pemilihan ketua batal karena kedua calon sama-sama mendapat empat rekomendasi dari OKP. Dari kondisi itu, DPD Sumut mengambil alih untuk pelaksanaan musda lanjutan. Hal itu sudah sesuai berdasarkan AD/ART KNPI,” kata Melianus.

Menurut Melianus, setelah DPD mengambil alih proses pelaksanaan musda selanjutnya, Saat sidang berlangsung yang dihadiri pengurus DPD, mengajukan diri sebagai calon ketua hanya satu orang, yaitu Kariaman Zebua. [knc02w]