NIASPIRASI

Empat Langkah Sukses Pemda Menarik Investor ke Pulau Nias

9
3057
Ilustrasi. Foto © Bertrand Gardel/Hemis/Corbis

Oleh Opy Eka Arman Zendratö

Secara umum Pulau Nias masih belum tergolong sebagai daerah tujuan investasi, baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) maupun penanaman modal asing (PMA). Masalah investasi  merupakan isu strategis yang harus diperhatikan oleh pemerintah daerah dalam meningkatkan pengembangan ekonomi daerahnya. Kita banyak mendengar bahwa pemerintah pusat saat ini sedang berusaha menarik investasi masuk ke Indonesia.

Seiring dengan hal tersebut, pemerintah daerah dituntut untuk dapat melakukan beberapa terobosan dalam sinergi bersama menarik investasi ke daerahnya masing-masing. Pemerintah daerah harus mempunyai pola pikir sebagai promotor of business. Artinya, pemerintah daerah harus menjadi penggerak kegiatan bisnis di daerahnya dengan mencari peluang bukan menanti peluang.

Meskipun realisasi investasi di Nias masih belum terwujud, pemerintah daerah harus optimistis melihat investasi hadir di Pulau Nias karena dalam skala makroekonomi, Indonesia masuk sebagai negara yang paling menarik investasi di Asia.

Berdasarkan data Bloomberg.com, Indonesia masuk sebagai best emerging market in the World 2014, dengan jumlah penduduk peringkat keempat terbesar di dunia setelah populasi Amerika Serikat.

Fortune.com merilis, Indonesia diprediksi menjadi “The New World of Business” setelah India. Hal ini didorong oleh Tiongkok dan Rusia masih mengalami pelambatan pertumbuhan ekonomi atau resesi sehingga investor mencari emerging market (pasar/negara yang sedang bertumbuh) lainnya.

Indonesia akan menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) yang segera diimplementasikan pada akhir tahun 2015 ini. Pemerintah daerah di Pulau Nias perlu menyusun strategi yang tepat  untuk menarik investor luar agar  dapat berinvestasi lebih banyak di Pulau Nias. Ada beberapa sumbangan pemikiran yang penulis ingin sampaikan dan perlu dilakukan oleh para kepala daerah di Pulau Nias.

Berita Terkait

Menteri Pariwisata Luncurkan Festival Ya’ahowu Nias da... JAKARTA, KABAR NIAS — Setelah tercatat sebagai bagian dari "100 Calender of Event Wonderful Indonesia", Festival Ya’ahowu Nias (YNF) dan World Surfing...
Ini Jawaban Hilarius Duha atas Pertanyaan Warganya JAKARTA, KABAR NIAS — Ada tiga pertanyaan yang disampaikan warga kepada Bupati Nias Selatan Hilarius Duha lewat rubrik "Lapor Pak! Lapor Bu!" di Kabar...
Kerajinan Tangan Bertema Sejarah Nias Selatan Diluncurkan TELUKDALAM, KABAR NIAS — Derasnya pengaruh modernisasi dinilai telah membuat masyarakat Nias Selatan, terutama generasi muda, lupa akan sejarah dan ke...
Sedikit Cerita soal Cikal Bakal Taman Ya’ahowu Oleh Adrianus Aroziduhu Gulö, Pemerhati Sosial; Bupati Nias Barat Periode 2011-2016 Gempa bumi magnitudo (M) 8,7 yang terjadi di Nias pada 28 Maret ...
Stop Penggalian Pasir di Pantai Sorake dan Lagundri! TELUKDALAM, KABAR NIAS — Penggalian pasir secara ilegal di Pantai Sorake dan Lagundri di Nias Selatan makin menjadi-jadi. Tempat wisata yang telah men...