Bangunan Kantor Camat Gunungsitoli Selatan Sudah Lama Telantar

0
244
Tampak depan bangunan kantor Camat Gunungsitoli Selatan, di Bu'uhaga. —Foto: Iman Jaya Berkat Harefa

Status:

JW-iconOleh Iman Jaya Berkat, Email: imanjb24@gmail.com
Pekerjaan: Mahasiswa Sosiologi USU, Pemerhati Sosial dan Ketua II Organisasi Gema Nias


Tampak depan bangunan kantor camat Gunungsitoli Selatan. Photographer : Iman Jaya Berkat Harefa

GUNUNGSITOLI SELATAN

Kata terlantar adalah sebuah ungkapan sedih melihat keberadaan sebuah bangunan bercat putih yang kurang lebih 8 tahun sejak berdiri membisu tak berpenghuni. Bangunan bisu tak berpenghuni tersebut konon ceritanya dibangun untuk dijadikan sebagai kantor camat Gunungsitoli Selatan yang lokasi pembangunannya berada di Dusun IV Desa Faekhu Bu’u haga Hilibadalu kecamatan Gunungsitoli Selatan. Lokasi bangunan kantor camat Gunungsitoli Selatan ini memiliki jarak 8 km dari pusat pasar kota Gunungsitoli dengan waktu tempuh berkisar 20 Menit.
Dari penuturan warga sekitar, bangunan ini dulunya dibangun untuk dijadikan sebagai kantor kecamatan Gunungsitoli Selatan dimana proses pembangunannya berlangsung pada masa periode pemerintahan mantan Bupati Nias Binahati Baeha. Namun, sejak selesainya proses pembangunan tak ada tanda-tanda penempatan gedung baru itu yang tujuan pembangunannya dijadikan sebagai kantor camat Gunungsitoli Selatan. Bangunan tersebut terlantar begitu saja akibat dari tidak adanya perawatan dari pihak yang bertanggungjawab akan pembangunan gedung tersebut.
Tampak, ketika datang ke lokasi disambut begitu banyaknya rumput-rumput hijau tumbuh subur dipekarangan maupun sekeliling bangunan dan tak sedikit tumbuhan menjalar mulai melilit atap bangunan seakan berlomba dengan sarang laba-laba menghiasi langit-langit dan sudut setiap bangunan itu. Bagaikan pemandangan mata sangat menakutkan bagi orang yang baru melihat keadaan bangunan ini, jika masuk kedalam bangunan tersebut tak jauh beda mirip dengan rumah hantu seperti di film-film horor. Lebih ironi lagi ketika mendengar cerita dari warga sekitar, dimana bangunan kantor camat Gunungsitoli Selatan terlantar itu, kerap kali digunakan oleh pihak-pihak yang memanfaatkan bangunan tersebut sebagai tempat judi, dan yang lebih parahnya tak sedikit warga sekitar menangkap beberapa kali orang bukan pasangan suami istri alias pacaran memanfaatkan kekosongan bangunan untuk melakukan perbuatan amoral. Jelas bahwa lokasi-lokasi sunyi tak berpenghuni seperti bangunan kantor camat tersebut begitu menarik laku setiap orang untuk melakukan perilaku menyimpang, tentunya hal ini sangat tidak menguntungkan dari sisi sosial bagi warga sekitar.

Harapan warga

Keberadaan bangunan kantor Camat tersebut, pada awal pembangunannya mendapat respon positif dari warga Desa Faekhu. Mereka berpikir dengan adanya pembangunan kantor camat di Desa mereka maka itu adalah awal baik dimana pembangunan tersebut merupakan langkah awal pemerintah untuk mengembangkan infrastruktur dalam hal pelayanan publik di Gunungsitoli Selatan.
Kalau pemerintah dari dulunya sudah meresmikan kantor camat ini, pasti bangunan-bangunan lain akan muncul di wilayah sekitarnya. Ini sebuah daya tarik bagi masyarakat untuk membuka lahan lalu mendirikan bangunan, desa kita kan jadi ramai, Ujar Agus Harefa salah satu warga Desa Faekhu.
Dengan nada bicara dan raut wajah Agus Harefa terkesan kecewa akan ketidakpastian masa depan tak jelas bangunan kantor camat Gunungsitoli Selatan yang sudah berdiri kurang lebih 8 tahun tersebut.
Kalau kedepannya bangunan kantor camat ini tak digunakan sebagaimana tujuan pembangunannya, kasihan sekali. Berapa uang Negara habis mendirikan bangunan itu, yang pastinya tak sedikit. Pemerintah kita sangat mubazir mengeluarkan uang ratusan juta rupiah demi membangun kantor camat ini, tapi bangunannya tidak dimanfaatkan sebagaimana tujuan pembangunannya. Akhirnya terlantar begitu saja. Ujar Agus Harefa saat mencoba menceritakan dan angkat bicara tentang urgensi pembangunan kantor camat tersebut.
Kendati demikian, dia berharap keberadaan bangunan kantor camat Gunungsitoli Selatan yang terletak di Dusun IV Desa Faekhu Bu’u haga Hilibadalu kecamatan Gunungsitoli Selatan agar segera direvitalisasi dan segera ditempati tidak mesti dijadikan sebagai kantor camat, yang penting ada pemanfaatan resmi dari pemerintah setempat, karena dia juga menyinggung beberapa bulan lalu ada isu di kecamatan Gunungsitoli Selatan akan dibentuk pos pelayanan kepolisian resort. Kalau isu itu benar adanya tak salah bangunan tersebut bisa dimanfaatkan sebagai kantor pelayanan kepolisian resort.

 


Isi dan ekses dari “Jurnalisme Warga” ini adalah tanggung jawab penuh dari si penulis. Baca selengkapnya Penyangkalan Jurnalisme Warga. Jika ingin menulis di “Jurnalisme Warga” silakan Klik di sini