Warga Protes Pelayanan Pengurusan Dokumen di Disdukcapil Kabupaten Nias

0
349

JW-iconOleh Sudirman Hulu
Email: sudirmanhulu313@yahoo.co.id


GUNUNGSITOLI SELATAN — Forum Peduli Kepulauan Nias (For-Pedas) berunjuk rasa di halaman Kantor Bupati Nias di Jalan Pelud Binaka Km 9, Desa Ononamölö I Lot, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kamis (3/3/2016), dan diterima oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah Kabupaten Nias Maimun Zebua yang didampingi oleh Asisten Perekonomian dan Pembangunan A. Darwis Zendratö, serta Asisten Administrasi Umum Setda Kabupaten Nias Yosafati Waruwu.

Aksi demo yang dipimpin oleh Soni Lahagu dan Yasamoni Gulö yang berjumlah kurang lebih 15 org dalam orasinya menyampaikan kekecewaannya kepada Pemerintah Kabupaten Nias atas pelayanan yang dilakukan oleh Dinas Kependudukan dan Capil Kabupaten Nias yang telah mencederai hati masyarakat Kabupaten Nias.

Dalam orasinya, Soni Lahagu menyampaikan bahwa salah satu pegawai Dinas Kependudukan Kabupaten Nias telah melakukan tindakan semena-mena terhadap masyarakat atas pelayanan yang tidak berdasarkan prinsip pelayanan, yaitu
sederhana, jelas, kepastian waktu, akurasi, keamanan dan tanggung jawab, kelengkapan sarana dan prasarana, kemudahan akses, kedisplinan, kesopanan dan keramahan, dan kenyamanan.

Hal itu dialami Soni Lahagu di mana pada saat dirinya mengurus kartu keluarga dan kartu tanda penduduk (KTP) merasa tidak dipedulikan dan adanya pilih kasih alias tidak adil (tebang pilih).

Dalam pernyataan sikapnya, For-Pedas menuntut kepada Pemerintah Kabupaten Nias, dalam hal ini Bupati Nias, menindak pegawai yang semena-mena terhadap masyarakat Kabupaten Nias dan menuntut agar Kepala Dinas Kependudukan Kabupaten Nias dicopot dari jabatannya.

Aksi demo yang berlangsung kurang lebih satu jam tersebut berlangsung aman dan terkendali. Pihak Kepolisian Resor Nias dan Satpol PP mengamankan dan mengawal berlangsungnya penyampaian aspirasi ini.

Setelah menyampaikan orasi, pendemo diterima Maimun Zebua. Ia berjanji memperhatikan aspirasi yang disampaikan dan akan dilaporkan kepada Bupati Sökhi’atulö Laoli. Pihaknya juga menyatakan akan meneliti kebenaran informasi yang disampaikan.


Anda ingin menulis Jurnalisme Warga? Klik disini • Penyangkalan Jurnalisme Warga