PILKADA 2015

Gugatan PHP Empat Pemohon dari Pulau Nias Diputus Kamis

0
2309

JAKARTA, KABAR NIAS — Permohonan Perselisihan Hasil Pemilihan (PHP) oleh pasangan Idealisman Dachi-Si’otaraizokhö Gaho dari Kabupaten Nias Selatan, Edward Zega-Yostinus Hulu dari Kabupaten Nias Utara, Faigi’asa Bawamenewi-Bezatulö Gulö dari Kabupaten Nias, dan pasangan Martinus Lase-Kemurnian Zebua dari Kota Gunungsitoli akan diputus oleh Mahkamah Konstitusi (MK) pada Kamis (21/1/2016) pukul 13.30 di Panel Hakim 2.

Pengumuman itu dilansir oleh MK melalui situs resmi Mahkamah Konstitusi, Senin malam.

Seperti diketahui, MK pada Senin (18/1/2016) telah memutus 40 gugatan PHP dengan putusan “gugatan tidak bisa diterima”. MK sangat ketat dalam mempertimbangkan putusan, yakni 34 gugatan ditolak karena PHP disampaikan melebih tenggat 3 x 24 jam, 1 gugatan ditolak karena tidak memenuhi legal standing. Lima gugatan lainnya tidak dilanjutkan karena pemohon menarik gugatannya.

Ironinya, PHP dari Kabupaten Gresik yang teregistrasi di kepaniteran dengan nomor 60/PHP.BUP-XIV/2016 ditolak MK karena terlambat 7 menit dari waktu yang ditentukan. Seperti dilansir situs resmi MK, hasil Pikada di Kabupaten Gresik ditetapkan KPU setempat pada 16 Desember pukul 16.30 sehingga tenggat yang tersedia untuk mengajukan permohonan ke MK adalah sejak 16 Desember 2015 pukul 16.30 hingga 19 Desember pukul 16.30. Akan tetapi, permohonan diajukan ke MK pada 19 Desember pukul 16.37.

Sejauh ini, dari putusan MK yang dibacakan Senin masih belum mempertimbangkan Pasal 158 UU No 8 Tahun 2015 tentang Pemilihan Gubernur, Bupati, dan Wali Kota terkait syarat selisih suara. Jika pasal ini menjadi pertimbangan hakim MK, keempat gugatan PHP yang diajukan pemohon dari empat daerah dari Pulau Nias bisa dipastikan akan ditolak karena tidak memenuhi syarat yang diamanatkan oleh Pasal 158 UU No 8/2015 tersebut.

Pengacara pihak terkait pada PHP Kabupaten Nias Selatan (pasangan kepala daerah terpiih Hilarius Duha-Sozanolo Ndruru), Amati Dachi, meminta masyarakat bersabar menunggu putusan yang diberikan MK. “Mari kita bersabar menunggu hasil dari putusan sela MK pada hari Kamis mendatang,” ujar Amati Dachi. [knc01r]

Berita Terkait

Sekitar 200 Warga Lapor ke Panwaslu Nias GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Sekitar 200 warga Kabupaten Nias mendatangi Kantor Panwaslu Kabupaten Nias di Jalan Diponegoro, Desa Miga Kota, Gunungsitol...
1.000 Personel Polri dan TNI Disiagakan di Nias Selatan TELUKDALAM, KABAR NIAS — Guna mengamankan pelaksanaan pilkada di Nias Selatan—yang dalam beberapa pemilu terakhir selalu bermasalah, pihak Kepolisian ...
Dua Pasangan Calon Serahkan Berkas di KPU Nias GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Dua pasangan calon bupati-calon wakil bupati Nias, yaitu Sökhi'atulö Laoli-Arosökhi Waruwu dengan julukan "SARO", dan Happy...
Anggaran Belum Cair, Panwas Nias Utara Berutang LOTU, KABAR NIAS – Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Nias Utara hingga kini belum menerima dana untuk menyelenggarakan kegiatan dan terpaksa berutang ...
Program Kerja Harus Realistis Oleh Apolonius Lase & Doni Kristian Dachi Pemimpin baru pemerintahan daerah di Pulau Nias pada 2016-2021 akan diperhadapkan pada tantangan bera...