Pemuda Peduli Nias Promosikan Pariwisata Nias di Jakarta

0
156

JAKARTA, KABAR NIAS — Dilatarbelakangi adanya kerinduan melestarikan dan memperkenalkan kekayaan seni budaya dan kuliner di Kepulauan Nias, para pemuda asal Nias se-Jabodetabek, yang tergabung dalam Pemuda Peduli Nias, menggelar berbagai atraksi di Depan Menara BCA, Jalan Sudirman, Jakarta, Minggu (4 Maret 2018). Acara yang dimulai pukul 06.00 dan berakhir pukul 11.00 tersebut, menurut rencana, akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo.

“Lewat pergelaran ini, kami ingin menyampaikan pesan bahwa kekayaan NKRI yang ada di Kepulauan Nias atau Tanö Niha sangat banyak dan patut kita lestarikan serta kembangkan untuk menarik wisatawan datang ke Indonesia. Kepulauan Nias yang sangat indah alamnya, kaya budayanya, beragam cita rasa kulinernya, sangat patut diangkat menjadi tujuan destinasi wisata Nusantara. Karena itulah kami ingin menggelar acara ini,” ujar Evan Zebua, Ketua Panitia Pergelaran Seni Budaya dan Kuliner (PSBK) Kepulauan Nias 2018, Kamis (1/3/2018).

Ditambahkan Evan, penyelenggaraan acara ini bisa terwujud karena kerja sama yang erat antara seluruh masyarakat Nias dari seluruh Nusantara, terutama yang berdomisili di Jabodetabek. Rasa kebersamaan dan sepenanggungan orang Nias yang diwarisi dari leluhur, yang dikenal dengan falulu atau orahu, telah terinternalisasi dalam setiap individu ono niha (sebutan untuk orang Nias).

“Falulu atau bergotong royong adalah ciri khas orang Nias dan itulah yang mewarnai pelaksanaan acara ini. Ini juga sebagai gambaran bahwa seberat apa pun beban, jika dipikul bersama-sama akan terasa ringan. Filosofi itu tergambar dalam ungkapan orang Nias, Aoha Noro Nilului Wahea. Kami sangat apresiasi bantuan para senior dan orangtua-orangtua kami yang terus melakukan pendampingan, baik pikiran maupun dana,” kata Evan.

Evan mengaku suksesnya acara ini tidak lepas dari bantuan dari para senior dan para tokoh Nias. “Terima kasih kepada senior kami Bapak Mayjen TNI (Purn) Drs Christian Zebua, Firman Jaya Daeli, Ilham Mendröfa, Esther Gloria Telaumbanua, dan yang lainnya yang tidak bisa kami sebut satu per satu. Kehadiran para senior kami menjadi energi yang besar untuk menyemangati kami panitia yang rata-rata masih muda,” kata Evan.

Memperkenalkan Pariwisata Nias

Pergelaran Seni Budaya dan Kuliner Kepulauan Nias ini dilaksanakan untuk mempromosikan pariwisata Kepulauan Nias. Tokoh Nias yang juga mantan anggota DPR Firman Jaya Daeli menyampaikan hal itu menjawab Kabar Nias, Jumat (2/3/2018).

“Kita apresiasi ide-ide brilian dari adik-adik Pemuda Peduli Nias yang mau repot menggelar acara ini. Saya pribadi sekadar memberi saran dan mencoba memfasilitasi agar acara ini bisa mendapat dukungan juga dari pemerintah nasional. Kita mengucapkan terima kasih kepada Badan Ekonomi Kreatif yang telah bersedia memperhatikan dan mendukung acara ini. Hal lain yang saya ingin sampaikan bahwa ternyata anak-anak muda Nias ini, jika bersatu dan bergotong royong, bisa kok melakukan hal-hal yang besar dan positif untuk memperkenalkan pariwisata Nias,” ujar Firman.

Sekretaris PSBK Kepulauan Nias 2018 Waoli Lase mengatakan, pergelaran yang sama pernah juga digelar pada tahun 2017 dan waktu itu Menteri Pemuda dan Olahraga Imam Nahrowi datang dan mengapresiasi acara ini. “Pelaksanaan tahun 2017 Menteri Pemuda dan Olahraga datang. Tahun ini kami mengharapkan semakin banyak pemimpin negeri ini bisa datang dan menikmati suguhan atraksi seni budaya Nias dan kuliner khas Nias,” ujar Waoli.

Salah seorang diaspora Nias di Jakarta, Esther Gloria Telaumbanua, menyambut baik pergelaran seni budaya yang didukung oleh Sanggar Pemanis, Sanggar Tolögu, dan Grup Owo Voice itu.

“Ini kesempatan baik untuk melihat Nias lebih dekat. Untuk melihat keindahan alam lengkap dengan budayanya tentu perlu merencanakan perjalanan ke pulau Nias, pulau yang diciptakan Tuhan paling indah itu,” kata Esther.

“Ini kesempatan baik untuk melihat Nias lebih dekat. Untuk melihat keindahan alam lengkap dengan budayanya tentu perlu merencanakan perjalanan ke pulau Nias, pulau yang diciptakan Tuhan paling indah itu,” kata Esther.

Ia juga menyampaikan bahwa pergelaran ini dimaksudkan untuk mengeratkan rasa kebinekaan sebagai kekayaan NKRI sehingga kebanggaan sebagai bangsa yang terdiri dari banyak suku, budaya, bahasa, tetapi tetap bersatu dalam NKRI yang berdasarkan Pancasila. “Teman-teman saya yang non-Nias pada datang, terutama dari komunitas-komunitas,” ujar Esther.

Hal yang sama disampaikan oleh tokoh Nias, yang juga mantan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih, Papua, Mayjen TNI (Purn) Drs Christian Zebua, MM, bahwa Pulau Nias sudah sangat layak untuk diperhatikan dan dibangun. “Pulau kami yang masih tergolong 3T, terdepan, terluar, dan tertinggal, tetapi sangat indah, patut sekali dikembangkan oleh pemerintah nasional sehingga cita-cita dan program pemerintah untuk membangun dari pinggir bisa tercapai, seperti yang termaktub dalam Nawacita,” ujar Christian.

Ketua Umum Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias ini sangat senang jika Bapak Presiden Jokowi datang pada acara PSBK Kepulauan Nias 2018 itu. Christian bahkan meminta agar Presiden kembali datang ke Nias untuk menyaksikan langsung atraksi lompat batu di Desa Bawömataluo, Telukdalam, Nias Selatan. Seperti diketahui, Presiden Jokowi pada 19 Agustus 2016, mengunjungi Nias dan belum sempat berkunjung ke Desa Bawömataluo.

Christian mengimbau seluruh masyarakat menghadiri acara pergelaran ini agar Pulau Nias makin dikenal dan menjadi daerah tujuan wisata utama kebanggaan Nusantara.


Jika ingin menghubungi panitia, silakan menghubungi: Evan Zebua (085697839372) dan Waoli (0858 0111 1567)