Himpunan Keluarga Tionghoa Nias Jakarta Doakan Kesejahteraan Tanö Niha

0
218

JAKARTA, KABAR NIAS — Masyarakat Nias Tionghoa yang berdomisili di Jabodetabek mendoakan kesejahteraan tanah kelahiran mereka, Pulau Nias, agar makin maju dan masyarakatnya sejahtera. Untuk mencapai kesejahteraan itu, HKTNJ ini bahkan memberikan dukungan terhadap pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. Hal itu disampaikan pada Imlek Bersama HKTNJ yang digelar di Restoran Batavia Marina, Ancol, Minggu (4/3/2018).

“Sebagai wujud cinta kami terhadap tanah kelahiran kami, Pulau Nias, kami Himpunan Keluarga Tionghoa Nias Jakarta mendeklarasikan dukungan kami terhadap rencana pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. Deklarasi ini kami sampaikan kepada lembaga yang dibentuk oleh Forum Kepala Daerah Kepulauan Nias,” kata Bendris Tazuno alias Ama Nida, Ketua HKTNJ saat mengawali sambutannya.

Dalam acara itu yang dihadiri Ketua Umum HKTNJ Deddy Wijaya Sakti, Ketua Panitia Wiradarma dan Dedi Sutanto tokoh masyarakat Tionghoa yang berdomisili di Medan, turut diundang tokoh Nias yang juga Ketua Umum Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias Mayjen TNI (Purn) Drs Christian Zebua yang didampingi oleh Profesor Dr Fakhili Gulö (Unsri), Profesor Dr Arwin Zebua (ITB), Dr Fönali Lahagu, Firman Jaya Daeli, Esther Glorian Telaumbanua, Dr Saroziduhu Zebua, Otniel Lizaro Waruwu, Faan Maruhawa, Fenueli Zalukhu, Agurs Pierce Paterson Sarumaha.

HKTNJ dengan jumlah anggota terdaftar sekitar 400 jiwa, yang berdomisili di Jabodetabek, berfoto bersama dengan Ketua Umum HKTNJ Eddy Wijaya Sakti, Edi Sutanto, dan Firman Jaya Daeli.

Dalam sambutannya, Bendris mencuplik mars “Tanö Niha” soal meskipun jauh di rantau orang, mereka tidak pernah lupa akan Nias. Sebab, Nias adalah tanah kelahiran mereka. “Seperti lirik lagu yang berisi semangat dan heroisme kecintaan kepada daerah kita itu, demikianlah pula kami, masyarakat Tionghoa Nias, khususnya yang tergabung dalam keluarga besar HKTNJ, sangat menyadari sebagai bagian yang tak terpisahkan dari masyarakat Kepulauan Nias. Baik yang berdomisili di Kepulauan Nias, maupun di perantauan di seluruh Indonesia, bahkan di seluruh dunia.”

“Sebagai konsekuensinya, kami juga memiliki tanggung jawab yang sama dengan seluruh elemen masyarakat Nias lainnya untuk memikirkan dan memperjuangkan kesejahteraan dan kemajuan masyarakat Kepulauan Nias dalam seluruh aspek kehidupan.

Ia menyampaikan bahwa meskipun HKTNJ sudah vakum hampir 4 tahun, generasi muda HKTNJ kali ini berperan aktif dan berinisiatif membentuk tim kerja yang solid sehingga bisa terjalin kegiatan seperti perayaan imlek dengan tema “Ya’ita Fefu Fatalifusö”.

Dalam perayaan imlek kali ini, masyarakat Tionghoa Nias dari berbagai tempat, termasuk di luar negeri, mengirimkan dukungan dan ucapan selamat Imlek dalam bentuk video. HKTNJ juga menyerahkan penghargaan kepada keluarga anggota yang selama ini telah membantu HKTNJ yang sudah berpulang. Dalam video tersebut, anggota HKTNJ mengirimkan doa untuk kesejahteraan di Kepulauan Nias dan mendukung terbentuknya Provinsi Kepulauan Nias.

“Na hasara dödö, na hasara li, ta olikhe gawöni, ta olae guli nasi artinya jika ada persatuan, pekerjaan seberat apa pun dapat kita tangani. Pepatah atau amaedola ini yang selalu saya sampaikan kepada tim kerja dan puji Tuhan sehingga hari ini acara Imlek bersama ini dapat kita wujudkan walaupun telah vakum selama 4 tahun,” kata Bendris.

Dukungan

Melihat dan mempertimbangkan keadaan nyata Kepulauan Nias dan masyarakatnya selama berpuluh-puluh tahun terakhir yang serba tertinggal, kata Bendris, HKTNJ sepakat bahwa salah satu solusi utama untuk memperbaiki keadaan itu adalah memperpendek rentang kendali pemerintahan agar proses percepatan pembangunan lebih efektif dan efisien.


Sebagai salah satu bentuk nyata dari komitmen tersebut, HKTNJ memberikan dukungan penuh dan sekaligus mendesak pemerintah pusat agar segera merealiasikan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias.

“Kami juga mendukung upaya memperjuangkan pembentukan provinsi tersebut melalui pemerintah daerah dan lembaga yang dibentuk untuk tujuan itu,” ujarnya.

Bendris membacakan deklarasi dukungan dari HKTNJ untuk perjuangan pembentukan Provinsi Kepulauan Nias. Lewat provinsi, kata Bendris, rentang kendali pemerintahan bisa dipersingkat guna efektivitas, efisiensi, dan percepatan pembangunan.

Ketua HKTNJ Bendris Tazuno membacakan deklarasi mendukung pencapaian kesejahteraan lewat pembentukan Provinsi Kepulauan Nias, Minggu (4/3/2018), di Restoran Batavia Marina, Ancol, Jakarta Utara.

Penerima dukungan, BPP-PKN, diwakili oleh Ketua Umum Christian Zebua, menyampaikan terima kasih dan apresiasi dari dukungan yang diberikan elemen dan pemangku kepentingan masyarakat Nias, yakni masyarakat Tionghoa Nias.

“Dukungan ini menjadi semangat bagi kami yang diberi amanah oleh Forkada untuk membawa semua aspirasi masyarakat dalam memperjuangkan Provinsi Kepulauan Nias. Saya mengucapkan selamat Imlek kepada semua saudaraku keluarga besar Himpunan Keluarga Tionghoa Nias, semoga pada tahun yang baru ini kita semua mendapatkan kesejahteraan. Gong xi fa chai.”