PENGELOLAAN DANA DESA

Pemkab Nias Barat Latih Aparat Desa Buat Peraturan Desa

0
1123

LAHÖMI, KABAR NIAS — Pemerintah Nias Barat melalui Bagian Hukum Sekretariat Daerah melakukan pelatihan cara menyusun dan membuat peraturan desa kepada aparat pemerintah desa di di balai pertemuan Kantor Camat Kecamatan Lahömi, di Sitölubanua, Rabu (26/8/2015). Pembuatan peraturan desa ditujukan untuk menjadi dasar pengelolaan dana desa yang akan diterima oleh setiap desa.

Bupati Nias Barat dalam arahan, yang dibacakan oleh Asisten III Setda Kabupaten Nias Barat Hamida Lubis Daeli, mengatakan, pelaksanaan sosialisasi peraturan perundang-undangan ini dilakukan sesuai dengan amanat UUD 1945. Dengan ketentuan, kebijakan daerah dimaksud tidak boleh bertentangan dengan peraturan perundang-undangan yang lebih tinggi dan kepentingan umum serta peraturan daerah lain.

“Pemerintah desa telah diberikan kewenangan menyusun dan membuat produk hukum desa. Tujuan pembuatan peraturan desa dimaksud tidak lain sebagai acuan dan landasan di dalam melaksanakan kebijakan desa dalam meningkatkan kesejahteraan melalui peningkatan pelayanan, pemberdayaan dan peran serta masyarakat,” ujarnya.

 

Sementara itu, Kepala bagian Hukum Setdkab Nias Barat Duhumanjai Gulö, pada awal pemaparan materinya mengatakan, sosialisasi peraturan perundang-undangan dan pelatihan penyusunan dan pembuatan produk hukum desa ini diselenggarakan sebagai bentuk kepedulian pemerintah daerah kepada aparat pemerintah desa di lingkup Kab Nias barat.

“Pada hakikatnya sebagai gardan depan dalam melaksanakan kegiatan di setiap desa, aparat pemerintah desa harus dibekali pengetahuan dalam menyusun dan membuat produk hukum desa. Untuk membuat produk hukum tersebut ada beberapa hal prosedur yang perlu diperhatikan oleh pihak pembuat hukum itu,” katanya.

Rp 26,24 Miliar

Untuk diketahui Kecamatan Lahömi mendapatkan alokasi dana desa sebesar Rp 2.748.814.671 dan Nias Barat secara keseluruhan mendapatkan dana desa tahun ini sebesar Rp 26.238.685.500. Seyogianya hingga April 2015 dana sebesar itu sudah tersalurkan 40 persen (Rp 10.495.474.200), tetapi hingga sekarang dana itu masih belum tersalurkan. Salah satunya karena belum adanya petunjuk teknis pengelolaan dana tersebut.

Sebelas desa di Kecamatan Lahömi akan mendapatkan bantuan dana desa sebesar Rp 249.892.243.

Presiden Jokowi telah menginstruksikan kepada setiap kepala daerah untuk segera menyerap dana yang diperuntukkan untuk masyarakat desa tersebut. Kepala daerah yang tidak segera mendorong penyerapan dana tersebut akan diberi sanksi. [knc07w]

Berita Terkait

BKD Tunggu Instruksi Sekda Nias Barat LAHÖMI, KABAR NIAS – Terkait dugaan pelanggaran pegawai daerah Nias Barat yang merangkap menjadi anggota Panitia Pengawas Pemilu (Panwaslu), Badan Kep...
Dijaga 12 Personel Polisi, Rekapitulasi Suara di Lahömi Aman... LAHÖMI, KABAR NIAS — Pelaksanaan penghitungan surat suara pilkada di tingkat Kecamatan Lahömi, Kabupaten Nias Barat, Sabtu (12/12), di Aula Kantor Cam...
Faduhusi Daely: Kami Siap Buktikan Janji-janji Kami LAHÖMI, KABAR NIAS — Bupati Nias Barat Faduhusi Daely menegaskan kembali komitmen dirinya bersama Wakil Bupati Nias Barat Khenoki Waruwu untuk bekerja...
Pendamping Desa di Nias Barat Perlu Dievaluasi LAHOMI, NIAS — Etos kerja pendamping desa di Kabupaten Nias Barat dinilai kurang baik. Semestinya para pendamping kegiatan masyarakat desa tersebut be...
Kades Hilisatarö Pertanyakan Dana Desa yang Tak Kunjung Cair... TELUKDALAM, KABAR NIAS — Kepala Desa Hilisatarö Arinata Sarumaha, Rabu (23/12/2015) siang, mengamuk di kantor Keuangan Kabupaten Nias Selatan, Jalan S...