Sekolah Dipalang Warga, Siswa SMP Negeri 2 Ulu Idanötae Telantar

KISRUH PEMBANGUNAN SEKOLAH

0
1365
Para siswa tertahan di depan gerbang sekolah mereka yang sudah dipalang warga. —Foto: Kabarnias.com/Seiman Lase

GOMO, KABAR NIAS — Karena gedung sekolah mereka dipalang dan disegel oleh warga, siswa-siswi SMP Negeri 2 Ulu Idanötae, Kecamatan Gomo, Kabupaten Nias Selatan, telantar dan tidak bisa belajar, Selasa (13/9/2016).

Pantauan Kabar Nias, para siswa merasa kaget ketika mendapati sekolah mereka dipalang. Mereka mengaku tidak tahu-menahu apa yang terjadi. Mereka terpaksa hanya berdiri terpaku di depan pintu gerbang sekolah tanpa bisa berbuat apa-apa.

“Saya tidak tahu apa yang terjadi. Tiba-tiba begitu sampai di sekolah pagi ini, kami tidak bisa masuk ke dalam sekolah karena pintunya sudah dipalang dengan kayu dan ada tulisan larangan masuk. Kami hanya ingin belajar, tetapi kenapa sampai sekolah ditutup begini,” ujar seorang siswi kepada Kabar Nias, Selasa pagi.

Para siswa mengaku belum mendapatkan penjelasan dari pihak sekolah tentang apa yang terjadi. “Kami berharap, apa pun masalah yang ada, hendaknya tidak sampai mengganggu kami dalam belajar,” pinta seorang siswa yang meminta namanya tidak perlu dituliskan.

Seperti diberitakan sebelumnya, gedung SMP Negeri 5 Gomo, yang sekarang diubah menjadi SMP Negeri 2 Ulu Idanötae, “dikuasai” oleh tukang dan sejumlah warga karena lebih kurang Rp 150 juta upah dan harga material pembangunan gedung itu belum dibayarkan oleh ketua pantia pembangunan gedung, Yohanes Taföna’ö, yang sekaligus juga sebagai kepala sekolah (Baca: Upah Belum Dibayarkan, Tukang dan Warga Segel SMP Negeri 5 Gomo).

Pemutakhiran Berita”

Pada hari Rabu (14/9/2016) para siswa sudah kembali bisa belajar. Kepala sekolah telah mencapai kesepakatan dengan warga yang protes. Ia berjanji akan melunasi tunggakan upah yang belum dibayarkan paling lambat 31 Desember 2016. Selain itu, Yohanes Taföna’ö juga menjadikan sebidang tanah miliknya sebagai anggunan. [knc04w]

Berita Terkait

Wali Kota Gunungsitoli: Batalkan Kerja Sama dengan UT GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Dinilai tidak sesuai dengan Program 100 Hari Wali Kota dan Wakil Wali Kota, kerja sama Pemerintah Kota Gunungsitoli dengan ...
Ini Sikap Pemkab Nias Selatan Terkait Kasus Mahasiswa Unpri TELUKDALAM, KABAR NIAS — Pemerintah Kabupaten Nias Selatan tidak bisa langsung membayarkan utang biaya kuliah dan biaya asrama para mahasiswa yang bel...
Tingkatkan SDM, Pemkab Nias Selatan Kerja Sama dengan ITB JAKARTA, KABAR NIAS — Selama lima tahun ke depan, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama di bidang...
Inspektorat Nias Barat Diminta Segera Respons Laporan Guru S... LAHÖMI, KABAR NIAS — Para guru yang menyampaikan laporan kepada Inspektorat Kabupaten Nias Barat terkait dugaan penyalahgunaan dana BOS di SMP Negeri ...
Penting Menanamkan Pendidikan Nilai di Sekolah Oleh Marinus Waruwu Beberapa bulan terakhir, berita-berita kekerasan di sekolah tak pernah habis. Kita masih ingat pada hari Minggu, 20 September 2...