HD Sanolo Diantar Ribuan Pendukung

PENDAFTARAN CALON KEPALA DAERAH

0
3419
Massa Pendukung HD Sanolo - Photo oleh Ferdi Duha

TELUKDALAM, KABAR NIAS — Memasuki hari terakhir pendaftaran calon kepala daerah-calon wakil kepala daerah, pasangan calon Hilarius Duha-Sozanolo Ndruru, dengan julukan “HD Sanolo”, mendaftar di Komisi Pemilihan Umum (KPU) dengan diantar ribuan pendukung, Selasa (28/7/2015). Pasangan ini diusung oleh PKPI, PBB, dan Demokrat.

Konvoi ribuan relawan dan pendukung HD Sanolo ini dimulai dari depan Posko HD di Jalan Ahmad Yani terus menuju Jalan Panjaitan dan langsung berakhir di Jalan Sudirman di Kantor KPU Nias Selatan.

Hilarius Duha dan Sozanolo Nduru - Photo oleh Ferdi Duha
Hilarius Duha dan Sozanolo Nduru – Photo oleh Ferdi Duha

Pantauan Kabar Nias, para pendukung HD Sanolo mengenakan berbagai atribut pasangan mereka seperti kaos bergambar HD, bendera relawan dengan tulisan kecamatan asal mereka.

Sebelum melakukan konvoi, pendukung HD berkumpul Posko HD di Jalan Ahmad Yani sambil melakukan orasi politik serta doa bersama yang dipimpin oleh Pastor Thomas Maduwu dari Pulau Tello. Jalan sepanjang Ahmad Yani penuh dengan pendukung HD.

Sementara titik kumpul lainnya, yakni di Deffnas Hall di Jalan Pramuka, Telukdalam.

Pendukung HDDalam beberapa spanduk sejumlah pesan tertulis, misalnya “HD-Sanolo merupakan pasangan yang serasi yang dapat membawa perubahan di Nias Selatan tanpa adanya tindakan kekerasan yang merugikan masyarakat.”

Hadirat Manaö

Tokoh Nias Selatan yang digadang-gadang akan maju pada Pilkada Nias Selatan 2015 dan didukung oleh Golkar, Hanura, dan PAN, Hadirat Manaö, tampak berada di tengah-tengah para relawan HD serta sempat menyampaikan orasi.

Menurut Hadirat, saatnya Nias Selatan harus berubah dengan pemimpin baru pilihan rakyat. “Pasangan HD Sanolo adalah harapan untuk perubahan di Nias Selatan. Masyarakat Nias Selatan yang menginginkan perubahan agar memilih HD karena di antara para balon, HD adalah yang terbaik,” ujar Hadirat.

Saat berita ini ditayangkan, pasangan HD Sanolo serta relawan dan pendukung HD masih berada di KPU untuk menyerahkan berkas. [knc05w]