SWASEMBADA PANGAN

Sistem Pengairan di Setiap Areal Sawah di Nias Selatan Akan Dibangun

0
207
Bupati Nias Selatan Dr. Hilarius Duha, SH.,MH bersama unsur muspida saat panen raya padu

TELUKDALAM, KABAR NIAS — Untuk memaksimalkan hasil panen padi dan mengantisipasi musim kemarau, setiap areal persawahan di Nias Selatan akan dibangun sistem irigasi. Pemerintah Kabupaten Nias Selatan akan menganggarkan biaya pembangunan irigasi ini.

Demikian disampaikan Bupati Nias Selatan Hilarius Duha saat bersama unsur muspida Nias Selatan melakukan panen raya padi di Desa Hililaza, Kecamatan Telukdalam, Kamis (8/6/2017).

“Seperti yang kita ketahui bersama, hasil panen padi saat ini memang masih belum memuaskan. Hal itu bisa disebabkan oleh beberapa faktor alam, misalnya curah hujan yang sedikit, apa lagi saat ini musim kemarau sehingga hasil panennya agak berkurang,” kata Hilarius, yang dikenal dengan inisial HD, kepada sejumlah wartawan di lokasi panen padi bersama.

Untuk mengantisipasi musim kemarau, kata HD, pihaknya akan segera mengalokasikan dana untuk pembangunan irigasi di setiap area persawahan.

“Kami akan anggarkan dana pembangunan irigasi guna mengantisipasi musim kemarau yang berkepanjangan. Dengan adanya irigasi, kebutuhan air setiap persawahan bisa tercukupi dan hasil panen akan lebih maksimal,” kata HD.

Pada panen raya yang merupakan hasil kerja Kelompok Tani Umbu dengan luas lahan lebih kurang 1,5 hektar tersebut turut hadir Pelaksana Tugas (Plt) Sekda Nias Selatan, Plt Kadis Pertanian, Plt Kadis Ketahanan Pangan, Pabung TNI AD, Danramil Telukdalam, Plt Kadis PMD dan masyarakat Kelompok Tani Umbu Desa Hililaza, Telukdalam.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan saat ini sedang giat-giatnya memajukan bidang pertanian—selain juga bidang Pariwisata—untuk mewujudkan swasembada pangan bagi masyarakatnya sesuai cita-cita Pemerintahan HD-Sanolo yang tertuang dalam Siwa Sanuwu Sihönö. Pemkab Nias Selatan lewat BUMD, Dinas Pertanian, Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, dan dinas terkait lainnya mendorong dan mengimbau masyarakat bercocok tanam dengan memanfaatkan lahan kosong.

Berbagai tanaman pangan telah dihasilkan dan dipasok untuk memenuhi kebutuhan masyarakat lokal. “Saat panen cabai sekitar Rp 600 kg dan kacang panjang beberapa waktu lalu, hanya dalam beberapa jam langsung habis. Artinya, kita sementara targetkan untuk kebutuhan masyarakat Nias Selatan saja dulu,” ujar salah satu pengurus BUMD Nias Selatan. BUMD Nias Selatan akan mendampingi warga dan sedapat mungkin akan mendistribusikan hasil panen di pasar lokal.

Seperti diketahui, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan telah menjalin kerja sama dengan Institut Pertanian Bogor (IPB) untuk bisa memajukan pertanian di Nias Selatan, termasuk penyediaan sarana dan prasarana yang dibutuhkan seperti irigasi. [knc05w]

Berita Terkait

Tingkatkan SDM, Pemkab Nias Selatan Kerja Sama dengan ITB JAKARTA, KABAR NIAS — Selama lima tahun ke depan, Pemerintah Kabupaten Nias Selatan dan Institut Teknologi Bandung (ITB) menjalin kerja sama di bidang...
Sementara HD Sanolo Unggul di Beberapa TPS di Nias Selatan JAKARTA, KABAR NIAS — Untuk sementara, pantauan Kabar Nias, pasangan calon nomor urut 3 Hilarius Duha-Sozanolo Ndruru unggul di beberapa TPS yang suda...
Pembukaan Pasar Natal V di Gomo Diwarnai Pelemparan Batu GOMO, KABAR NIAS — Rangkaian Pasar Natal V 2015 Nias Selatan resmi dimulai di Lapangan Adam Malik, Gomo, Senin (30/11/2015) malam. Penyanyi Judika tam...
Kotak Suara Tiba, Masyarakat Tumpah di Pelabuhan Lama TELUKDALAM, KABAR NIAS —Ribuan warga Telukdalam sejak Minggu (13/12/2015) siang hingga sore tumpah-ruah di Pelabuhan Lama, Telukdalam, menunggu kedata...
Partai Gerindra Dukung Lianus Ndruru-Thomas Dachi TELUKDALAM, KABAR NIAS — Partai Gerindra mengarahkan dukungan kepada pasangan Lianus Ndruru-Thomas Dachi (LINMAS) untuk maju sebagai calon bupati dan ...