Perempuan Berhak Mengawal Pilkada 2015

0
927
Srikandi Relawan Nias Selatan. —Foto: Tobias Duha

TELUKDALAM, KABAR NIAS — Dalam menyongsong Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015, khususnya di Nias Selatan, perempuan mulai turun tangan dan ikut mengawal Pilkada 2015. Jika selama ini sering tidak diperhitungkan, perempuan kini sudah mulai berani menyatakan pendapat dan menyatakan sikap untuk ikut berperan dalam menentukan pemimpin mereka ke depan.

Bertempat di Hotel Hernelis, Jalan Imam Bonjol, Minggu (2/8/2015), sebanyak 31 perempuan di Telukdalam bersepakat membentuk Barisan Relawan yang mendukung salah satu pasangan pada Pilkada Nias Selatan, 9 Desember 2015.

“Kami ingin juga mengambil bagian dalam menentukan pemimpin di Nias Selatan pada Pilkada 2015 ini. Selama ini perempuan dianggap sebagai masyarakat kelas dua. Namun, kami juga bisa ikut berperan dan membuat perubahan,” kata Meitina Maduwu alias Ina Nellis yang didaulat menjadi ketua relawan tersebut.

Dalam kesempatan itu, para srikandi yang terdiri dari berbagai latar belakang ini, dalam pertemuan yang akan datang akan merencanakan program kerja serta aksi nyata yang akan mereka lakukan untuk mewujudkan cita-cita mereka dalam menyukseskan Pilkada 2015.

“Ke depan akan kita bentuk koordinator setiap lingkungan, khusus di Telukdalam. Barisan Srikandi Relawan ini dimaksudkan sebagai wadah komunikasi dan koordinasi sehingga perempuan di Telukdalam bisa menunjukkan perannya dalam pembangunan daerah tidak sekadar hanya sebagai penonton, tetapi siap turun tangan untuk mewujudkan perubahan di Nias Selatan,” ujar Melan Laia.

Srikandi Relawan berfoto dengan Yurisman Laia
Srikandi Relawan berfoto dengan Yurisman Laia. Meitina Maduwu didaulat jadi Ketua Barisan Srikandi Relawan. —Foto: Istimewa.

Yurisman Laia, anggota DPRD Nias Selatan dari Fraksi PKPI, yang juga ketua pemenangan salah satu kandidat, mengatakan, “Perempuan di seluruh Nias Selatan akan kita dorong untuk berada sejajar dengan pria dalam barisan relawan untuk mencapai perubahan di Nias Selatan. Kakak-kakak kami, ibu kami, nenek kami, adik-adik kami perempuan, ayo kita buat perubahan di Nias Selatan.”

Salah satu tugas yang diemban oleh para srikandi ini, selain menyosialisasikan pasangan yang mereka dukung, juga mengawal daftar pemilih. “Ini sangat krusial dalam menghasilkan pilkada yang jujur dan jauh dari kecurangan. Kami, perempuan di Nias Selatan, juga wajib sekaligus berhak mengawasi dan mengawal terkait data pemilih ini. Kami akan saling berkoordinasi untuk turun tangan mengecek kebenaran data pemilih apakah sudah sesuai dengan kondisi riil di lapangan. Ini kami lakukan utamanya di tempat tinggal kami masing-masing,” ujar Meitina Maduwu.