Tim Pemenangan Paslon “Aine” Kecamatan Lahömi Dikukuhkan

SOSIALISASI PROGRAM

0
921
Adrianus Aroziduhu Gulö menyosialisasikan visi dan misi mereka jika dipercaya oleh masyarakat Nias Barat pada 9 Desember 2015.

LAHÖMI, KABAR NIAS — Pasangan calon bupati dan calon wakil bupati Nias Barat Andrianus Gulö dan Oneyus Halawa yang dikenal dengan pasangan “Aine” bersama tim pemenangan mengukuhkan tim pemenangan Kecamatan Lahömi di Pasar Beringin Bawadasi, Senin (19/10/2015).

Demikian siaran pers dari tim pemenangan pasangan Aine yang diterima Redaksi Kabar Nias, Selasa (20/10/2015). Oloheta Daeli ditunjuk sebagai ketua tim pemenangan, Ya’afao Hia sebagai sekretaris dan dibantu oleh tim pemenangan tingkat desa se-Kecamatan Lahömi. Pengukuhan ditandai dengan pemukulan gong oleh Oneyus Halawa, calon wakil bupati Nias Barat.

Sebelumnya, pasangan calon Aine juga telah mengukuhkan Nitema Gulö, Ketua DPRD Nias Barat, sebagai ketua tim pemenangan pasangan calon Aine Kabupaten Nias Barat.

Dalam kesempatan itu, Nitema Gulö menyampaikan bahwa selama pemerintahannya AA Gulö terbukti tidak main-main dengan keuangan daerah. “Ini sudah terbukti. Masyarakat jangan ragu untuk menjatuhkan pilihan pada pasangan Aine. Kekurangan-kekurangan yang ada selama ini kita akan sempurnakan. Penyelamatan Nias Barat bebas dari korupsi adalah perhatian kita. AA Gulö sudah terbukti soal itu bahwa tak memberi ruang sedikit pun untuk korupsi,” ujarnya.

Dalam kesempatan itu, sejumlah testimoni dari warga Lahömi alasan mengapa masyarakat memilih pasangan Aine. Mantan camat Lahömi, Yudika Daeli, misalnya, menyampaikan bahwa pasangan calon Aine pada 9 Desember pantas dipilih karena keduanya orang yang taat pada peraturan dan ajaran agama.

“Menurut saya pasangan Aine merupakan pasangan yang sangat serasi dan pas di hati, Bapak AA Gulö dan Oneyus Halawa sampai saat ini belum terlibat pelanggaran hukum dan itu salah satu tolak ukur bagi kami. Mereka sudah taat pada peraturan yang berlaku,” ungkapnya.

Ia juga meminta masyarakat Lahömi jangan ke mana-mana kecuali menjatuhkan pilihan pada paslon Aine sebagai pemegang mandat untuk melanjutkan program kegiatan pemerintah Nias Barat periode 2016-2021 ke depan.

AA Gulö pada sambutan dan arahannya menjelaskan keinginannya mencalonkan diri untuk tak lepas dari tanggung jawab moral untuk lebih meningkatkan dan menutaskan sebagian program pembangunan yang sudah direncanakan sebelumnya demi kesejahteraan masyarakat.

Dalam kesempatan itu, AA Gulö menanggapi isu yang beredar di tengah-tengah masyarakat menjelang pilkada 2015 ini. Ia meyakinkan masyarakat apabila memang benar adanya isu-isu tersebut dan terbukti secara hukum terlibat maka siap mengundurkan diri.

“Memang saya akui selama kami menduduki jabatan Bupati Nias Barat itu kami sadari ada yang kurang senang terlebih-lebih dalam pengambilan keputusan. Ketegasan terpaksa dilakukan, baik terhadap PNS yang bandel, tidak menuruti peraturan, dan begitu juga terhadap rekanan. Akan tetapi, itu semua dilakukan demi kemajuan kita bersama,” ujanya.

AA Gulö menegaskan, dalam hal pengangkatan pengawai stuktural, fungsional, dan pada peneriman CPNS, pihaknya tidak pernah meminta-minta untuk dibayar apalagi bermain dalam kegiatan proyek.

“Saya sampaikan kepada Bapak/ibu/sdr/i sekalian apabila itu ada keluarga saya yang bermain di proyek entah itu istri atau anak saya tolong sampaikan saya siap dituntut dan besoknya akan mengundurkan diri,” kata AA Gulö.

Visi dan Misi

Dalam kesempatan itu, Adrianus Aroziduhu Gulö (AA Gulö) membeberkan dan menyosialisasikan visi dan misinya bersama Oneyus Halawa untuk lima tahun ke depan jika dipilih oleh mayoritas masyarakat Nias Barat pada 9 Desember 2015.

Visi pasangan ini adalah mewujudkan Nias Barat yang maju, beriman dan sejahtera melalui peningkatan kualitas sumber daya manusia dan tata kelola pemerintahan yang baik.

“Untuk mencapai visi itu pasangan Aine melaksanakan setidaknya lima misi, yaitu pertama meningkatkan pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik. Kedua, mengembangkan jati diri masyarakat yang memiliki integritas, sikap, dan perilaku yang berlandaskan nilai-nilai agama. Ketiga, meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia di lingkungan aparatur, dunia usaha, dan masyarakat. Keempat, meningkatkan pembangunan di segala bidang dengan mengutamakan pemerataan, peningkatan nilai tambah, produksi, dan penghasilan. Kelima, membangun Perekonomian yang tangguh, dengan memanfaatkan seluruh potensi lokal yang ada dan memperhatikan kelestarian lingkungan,” kata AA Gulö.

Seperti diketahui, pasangan Aine yang didukung oleh Partai Demokrat, Hanura, dan Nasdem akan bersaing dengan rivalnya, pasangan Faduhusi Daeli-Khenoki Waruwu (Fakhe). [knc07w]