Stop Premanisme dan Calo Tiket di Pelabuhan Angin Kota Gunungsitoli

JURNALISME WARGA

0
1186
Suasana Pelabuhan Angin Gunungsitoli saat KM Lawit berlabuh beberapa waktu lalu. —Foto: http://www.kabardesa.com/

JW-iconOleh Risen Eben, Email: risenebenezery@yahoo.com
Pekerjaan: Salesman


GUNUNGSITOLI — Pelabuhan Angin adalah jalur keluar-masuknya warga Nias ataupun non-Nias di Pulau Nias lewat laut, selain pelabuhan yang ada di Telukdalam, Nias Selatan. Saya berharap, pihak kepolisian, dalam hal ini Polres Nias, yang sedang menggelar operasi premanisme di Pulau Nias, juga memberi perhatian untuk menghentikan premanisme dan calo tiket di Pelabuhan Angin Gunungsitoli

Warga Nias mengeluh dengan aksi para premanisme dan calo tiket kapal. Menurut informasi, banyaknya para premanisme dan calo tiket yang ada di Pelabuhan Angin dibeking oleh beberapa oknum aparat Pemerintahan Kota Gunungsitoli. Bahkan, ada preman yang tega memukuli penumpang yang tiba di Pelabuhan Angin jika tidak mengikuti perintah dari si preman tersebut.

Sebagai banuada ono niha, melalui Jurnalisme Warga, ini kita berharap pemimpin yang baru dilantik, Wali Kota dan Wakil Wali Kota di Kota Gunungsitoli, berani menghapus premanisme dan calo tiket yang berkeliaran di Pelabuhan Angin. Beranikah?

Kami masyarakat menunggu.


Isi dan ekses dari “Jurnalisme Warga” ini adalah tanggung jawab penuh dari si penulis. Baca selengkapnya Penyangkalan Jurnalisme Warga. Jika ingin menulis di “Jurnalisme Warga” silakan Klik di sini