Judi Merajalela di Pulau Nias

PENYAKIT MASYARAKAT

0
773
Ilustrasi kartu yang biasa dipakai untuk judi. —Foto: auradomino.com

JW-iconOleh Budieli, Email: budieli@yahoo.co.id
Pekerjaan: Pendeta


GUNUNGSITOLI — Saya Pdt. Budieli Hia, melayani sebagai Pendeta Gereja ONKP. Saya prihatin dengan keadaan Nias dewasa ini. Kehidupan masyarakat semakin sulit dan tambah miskin akibat murahnya harga karet. Sawah juga sebagian rusak akibat banjir. Yang paling ironis, dalam kondisi yang memprihatinkan itu, judi semakin merajalela di tengah-tengah masyarakat.

Jujur, saya sangat bangga ketika yang menjadi Kapolres di Nias adalah putra Nias sendiri. Namun, yang membuat saya kecewa adalah ternyata judi malah semakin merajalela. Beberapa kasus bandar judi togel ditangkap, tetapi tidak lama dilepas kembali. Sabung ayam semakin marak dan juga judi lainnya, tetapi sepertinya bebas sebebas-bebasnya.

Melalui Kabar Nias ini, saya berharap perhatian serius dari pihak kepolisian di Nias untuk memberantas judi. Jangan sampai masyarakat berasumsi bahwa pihak polisilah yang ada di belakang ini semua.

Terima kasih.


Isi dan ekses dari “Jurnalisme Warga” ini adalah tanggung jawab penuh dari si penulis. Baca selengkapnya Penyangkalan Jurnalisme Warga. Jika ingin menulis di “Jurnalisme Warga” silakan Klik di sini