DUTA BAHARI

Wakil Kepulauan Nias Perlu Bersiap Ikuti Kontes Putera-Puteri Bahari 2018

0
84
Mayjen TNI (Purn) Drs Chrristian Zebua, MM. —Foto: Apolonius Lase

GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Tidak pernah dilibatkan dan diajak dalam pemilihan Putera-Puteri Bahari Indonesia yang diluncurkan sejak 2012, pada pelaksanaan tahun 2018 perwakilan dari Kepulauan Nias diupayakan menjadi peserta undangan khusus mewakili regional atau wilayah kepulauan barat Indonesia.

Demikian disampaikan oleh salah satu pembina dalam Panitia Putera-Puteri Bahari 2018, Mayjen TNI (Purn) Drs Christian Zebua, MM, kepada Kabar Nias, Senin (4/6/2018), pada pembicaraan melalui telepon seluler.

“Saya sudah sampaikan kepada panitia agar tahun ini, Kepulauan Nias menjadi peserta khusus mewakili wilayah kepulauan barat Indonesia, yakni regional Kepulauan Nias. Ini sangat penting karena potensi bahari daerah kita sangat besar. Kita doakan agar pada Oktober atau November, perwakilan Nias bisa mendapatkan penghargaan khusus dari Presiden Joko Widodo di Istana Negara,” ujar Christian Zebua atau biasa disingkat CHZ.

CHZ mengimbau agar putra-putra Nias yang memiliki wawasan bahari yang baik, memiliki kemauan tinggi, dan berpenampilan menarik bisa segera mencari informasi soal kontes ini.

“Saya akan segera berkoordinasi dengan pemerintahan daerah di Kepulauan Nias melalui Forum Kepala Daerah (Forkada) Kepulauan Nias agar bisa menyambut rencana ini. Tentu ini semua dalam rangka memperkenalkan Nias lebih dekat di hati Pak Presiden Joko Widodo. Dengan demikian, ada perhatian bagi daerah kepulauan di wilayah barat NKRI, yang menjadi etalase NKRI di wilayah Barat,” ujar CHZ.

Mantan Pangdam XVII/Cenderawasih, Papua, itu juga menyampaikan bahwa Presiden Jokowi saat berkunjung pada 19 Agustus 2016 telah mengakui bahwa Kepulauan Nias ini memiliki potensi besar di dua sektor, yakni bahari (perikanan) dan juga pariwisata.

“Dua sektor ini menjadi unggulan Kepulauan Nias untuk bisa segera sejajar dengan daerah-daerah lain di Indonesia,” ujar CHZ yang juga akrab dipanggil Ama Andani.

“Jadi, nanti akan ada sepasang duta bahari dari Kepulauan Nias yang akan memperkenalkan semua potensi yang dimiliki oleh Kepulauan Nias, dari Pulau Wunga di utara hingga di selatan di Pulau Simuk yang terletak Pulau-pulau Batu.”

Mendukung Pariwisata

Untuk diketahui, pelaksanaan pemilihan Putera-Puteri Bahari secara konsisten sejak 2012 digelar oleh Yayasan Dharma Ayu Bahari Jaya. Putra-putri terbaik dipilih setiap daerah diharapkan menjadi duta bahari dan kembali ke daerahnya masing-masing untuk mempromosikan dan mengembangkan potensi wisata bahari yang dimiliki daerahnya sehingga dapat menarik kunjungan wisatawan nusantara dan mancanegera.

Kementerian Pariwisata sangat mendukung acara ini, terutama karena dapat mendatangkan wisatawan sehingga target kunjungan wisatawan mancanegara dan pergerakan wisatawan nusantara pada 2019 tercapai.

“Kementerian Pariwisata sangat mengapresiasi dan mendukung penyelenggaraan kegiatan Pemilihan Putera-Puteri Bahari yang dapat menjadi wadah positif bagi generasi muda di Indonesia dalam kontribusinya pada bidang pariwisata. Kami berharap pula dukungan dan pihak-pihak lainnya demi kesuksesan terselenggarannya acara ini,” ujar Staf Ahli Bidang Multikultural Esthy Reko Astuty, seperti dikutip CHZ.

Penelusuran Kabar Nias, Putri Bahari Indonesia 2017 disandang oleh Indah Yessicha Bella (19), wakil dari Provinsi Lampung. Sementara Putera Bahari Indonesia 2017 diraih oleh Renaldo Lesmana (19) perwakilan dari Provinsi Banten. Malam grand final ketika itu digelar di Baywalk Pluit Jakarta Utara, Jumat (15/12/2017).

Disampaikan Indah, seperti dikutip media massa, selama menjalani masa karantina, dirinya dan perwakilan setiap provinsi lainnya diajarkan terkait attitude, personality, etika, disiplin, dan pengetahuan umum lainnya.

Bersiap

Saat ini, setiap provinsi telah mempersiapkan diri untuk menyambut Pemilihan Putera-Puteri Bahari Indonesia 2018 yang akan digelar pada 21 Oktober 2018. Setiap calon yang terpilih mewakili daerahnya akan menjalani masa karantina pada 18-21 Oktober 2018.

Adapun syarat-syarat yang harus dimiliki oleh peserta, antara lain, adalah warga negara Indonesia yang memiliki KTP daerah, usia 17-25 tahun, sehat jasmani dan rohani, tinggi badan minimal 170 cm (putra) dan 160 cm untuk putri, berpenampilan menarik, memiliki wawasan yang luas seputar kemaritiman, memiliki kemampuan berbicara di depan umum (public speaking), diutamakan yang bisa berenang atau menyelam (diving), memiliki bakat seni, memiliki kemampuan berbahasa asing (terutama bahasa Inggris).

Setiap Putera Bahari dan Puteri Bahari 2018 kelak akan memperkenalkan segala potensi kebaharian di daerah masing-masing.

“Jadi, nanti akan ada sepasang duta bahari dari Kepulauan Nias yang akan memperkenalkan semua potensi yang dimiliki oleh Kepulauan Nias, dari Pulau Wunga di utara hingga di selatan di Pulau Simuk yang terletak Pulau-pulau Batu,” kata CHZ yang juga Ketua Umum Badan Persiapan Pembentukan Provinsi Kepulauan Nias (BPP-PKN).

Pulau Wunga dan Pulau Simuk adalah pulau terluar NKRI.

Berita Terkait

Nias Barat Akan Segera Punya Perda Pariwisata LAHÖMI, KABAR NIAS – Pemerintah Kabupaten Nias Barat kini sedang menunggu pihak DPRD untuk mengesahkan usulan 14 rancangan peraturan daerah (raperda) ...
Empat Langkah Sukses Pemda Menarik Investor ke Pulau Nias Oleh Opy Eka Arman Zendratö Secara umum Pulau Nias masih belum tergolong sebagai daerah tujuan investasi, baik penanaman modal dalam negeri (PMDN) ...
Memimpikan Nias Pulau Impian Oleh Fotarisman Zaluchu Peluncuran Nias Pulau Impian menjadi berita menarik pekan ini. Adalah Himni, bekerja sama dengan Kementerian Pariwisata RI,...
Kerajinan Tangan Bertema Sejarah Nias Selatan Diluncurkan TELUKDALAM, KABAR NIAS — Derasnya pengaruh modernisasi dinilai telah membuat masyarakat Nias Selatan, terutama generasi muda, lupa akan sejarah dan ke...
Majukan Pariwisata Nias dengan Membangun Ciri Khas Mskipun sederet titel tersematkan di depan dan belakang namanya, Dr Yeremia Mendröfa, ST, MM, MBA, PMP, anggota DPRD Provinsi Banten Fraksi PDI-P ...