Kata “Hagu” untuk Tombol dan “Ni’ote’u” untuk “Mouse”

0
69

Oleh Apolonius Lase

Salah satu teman saya, petinggi di Badan Bahasa Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, beberapa waktu lalu, mengatakan, untuk mencari padanan sebuah istilah atau kata asing ke dalam bahasa Indonesia adalah mencari kata yang sudah ada yang memiliki kesamaan konsep dengan istilah yang akan dipadankan.

Kita pasti tahu semua, pemberian nama benda bernama mouse atau dalam bahasa Indonesia sering disebut tetikus, didasari dengan cara berpikir ini. Ada konsep yang sama bahwa benda yang digunakan untuk menggerakkan kursor di komputer itu memiliki bentuk mirip tikus.

Di kalangan orang Nias penamaan benda dengan metode ini sudah biasa dilakukan. Benda atau patung yang menyerupai harimau biasa disebut ni’oharimo. Begitu juga dengan benda yang mirip dengan kuda disebut ni’okudo. Nah, barangkali untuk mouse (tetikus) orang Nias bisa menggunakan kata ni’ote’u.

Hagu

Satu lagi istilah komputer yang masih belum ada dalam bahasa Nias, yakni tombol. Tombol adalah sesuatu yang menonjol dari permukaan lainnya yang berguna untuk menjalankan atau menghentikan sesuatu dalam komputer. Tombol dalam KBBI juga bisa berarti tonjolan pada kulit, pohon, atau benda lainnya. Dari pengertian ini, dengan memperhatikan konsep yang sama, tidak salah jika kita padankan tombol dengan hagu.

Mengapa hagu? Dalam tradisi Nias, terutama saat pesta pernikahan, alat seperti gong (aramba) juga göndra, sangat familiar. Pada gong ada bagian yang menonjol yang disebut hagu. Hagu garamba (tombol di gong). Begitu juga pada bagian pegangan pada perisai yang selalu dipakai oleh orang Nias saat berperang, bagian yang menonjol itu disebut hagu.

Karena itu, kata hagu kelihatannya bisa kita padankan dengan tombol dalam bahasa Indonesia atau button dalam bahasa Inggris.