Pembaca yang budiman. Kali ini, Kabar Nias menayangkan video wawancara dengan salah seorang putra Nias berprestasi, Yasonna Hamonangan Laoli. Di sela-sela kesibukannya, Yasonna berkenan menerima Kabar Nias di kantornya di Jalan Rasuna Said, Jumat (10/7/2015).

Putra Nias berprestasi, Yasonna Hamonangan Laoly, menorehkan tinta emas dalam dalam sejarah Pulau Nias. Ia menjadi orang pertama asal Nias yang menjabat sebagai menteri di Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) yang menjabat sebagai Menteri Hukum dan Hak Asasi Manusia pada pemerintahan Presiden Joko Widodo dan Wakil Presiden Jusuf Kalla masa bakti 2014-2019.

Tak berlebihan jika suami dari Eliaye Widya Ketaren ini menjadi kebanggaan dan inspirasi bagi setiap ono niha di mana pun berada.

Bagi anak dari pasangan Faogö’aro Laoly (asal Desa Mado Laoli, Gunungsitoli) dan Resianna br Sihite ini, apa yang diraihnya kini tak terlepas dari didikan dan doa kedua orangtuanya disertai kerja keras tanpa pernah menyerah.

Menjadi pembantu Presiden Jokowi, Yasonna mengaku melakukan tugasnya dengan sebaik-baiknya sambil tak lupa menyerahkan diri dalam penyertaan Tuhan setiap saat.

Meskipun sudah menjadi menteri, peraih gelar Doctor (Ph.D) di North Carolina State University, AS (1994), ini mengaku tidak pernah melupakan teman-temannya. Bagi dia, jabatan ini hanyalah sementara. “Tak boleh sombong,” itu pesannya.

Dalam bincang-bincang dengan Kabar Nias, ia menitipkan sejumlah harapan, utamanya kepada generasi muda Nias. “Untuk bersaing dengan daerah lain, ono niha harus menjadikan pendidikan sebagai hal yang utama,” ujarnya.

Berita Terkait

Menjadi Inspirasi “Ono Niha” Beberapa waktu berselang, kita semua dikagetkan dengan keputusan berakhirnya situs kebanggaan Ono Niha, NBC (www.nias-bangkit.com) oleh beberapa perti...