TAHAPAN PILKADA

Di Kota Gunungsitoli, Pasangan Makmur Urut 1, Laso Urut 2

0
2163

GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Pencabutan nomor urut calon wali kota/wakil wali kota Gunungsitoli periode 2016-2021 dilaksanakan di aula Hotel Wisma Soliga, Selasa (25/8/2015). Pasangan Martinus Lase-Kemurnian Zebua (Makmur) mendapatkan nomor urut 1 dan Lakhömizaro Zebua-Sowa’a Laoli (Laso) nomor urut 2.

Seusai pencabutan nomor urut, Ketua KPU Kota Gunungsitoli Sökhi’atulö Harefa membacakan hasil pengundian itu sambil mengetuk palu.

Pengamatan Kabar Nias, saat pengundian berlangsung, pendukung setiap calon hanya diperkenankan masuk sebanyak 30 orang dengan menggunakan tanda pengenal dari KPU. Hal ini untuk mengantisipasi tidak terjadinya gesekan.

Pengambilan nomor urut diawali dengan pasangan Laso kemudian disusul Makmur. Tampak setiap pendukung bersorak-sorak dan menyanyikan yel-yel untuk menyemangati pasangan yang mereka usung.

Tak kalah dari pendukung Makmur, pendukung Laso juga bersorak-sorak sambil melambaikan bendera kecil yang memuat foto Laso nomor urut 2.

Pantauan Kabar Nias, acara itu dihadiri 5 komisioner KPU Kota Gunungsitoli, Ketua Panwaslih Kota Gunungsitoli Ofredi Harefa, Wakil Wali Kota Aroni Zendratö, Kapolres Nias AKBP Yofie Girianto Putro, Sekda Kota Gunungsitoli.

Setelah kedua pasangan calon mendapat nomor urut, KPU Kota Gunungsitoli menetapkan dalam sebuah surat keputusan Nomor: 65/Kpts/KPU-K.Gst.072.68075/2015 yang dibacakan Sekretaris KPU Gunungsitoli Satimböwö Zebua.

Berharap Tetap Nomor 1

Dalam kesempatan itu, Martinus Lase mengatakan, siapa pun pemenang nantinya merupakan yang ditentukan Tuhan. “Kita semua bersaudara. Kedua pasangan calon sudah dewasa dalam berpolitik,” ujarnya.

Martinus juga mengucapkan selamat kepada Laso mendapatkan nomor urut 2. “Sebelumnya ketika saya menang wali kota nomor urut 2 dan pencalonan kali ini saya mendapat nomor urut 1. Semoga saya bisa menjadi nomor satu di Gunungsitoli ini,” ujar Martinus Lase

Sementara Lakhömizaro, yang ditemani Sowa’a, mengucapkan terima kasih kepada KPU Gunungsitoli yang sudah bekerja sesuai aturan. “Mendapatkan nomor urut 2 merupakan kehendak Tuhan,” kata Lakhömizaro.

Menurut Lakhömizaro, nomor urut merupakan identitas calon untuk dikenal masyarakat. Untuk itu, harus mengikuti prosesdur kampanye. “Kota Gunungsitoli adalah rumah semua masyarakat,” ujar Lakhömizaro.

Dana Kampanye

Sebelum pencabutan nomor urut, Sökhi’atulö mengingatkan kepada calon agar segera menyerahkan laporan dana kampenya untuk dapat diketahui publik.

“Penyerahan laporan dana kampanye pertama paling lambat 26 Agustus 205,” ujar Sõkhi’atulö.

Herman Jaya Harefa, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, yang juga merupakan tim sukses Makmur tidak telihat hadir saat pencabutan nomor urut tersebut. [knc02w]

Berita Terkait

Pembentukan Karakter Anak Harus Dilakukan Sejak Dini GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Pembentukan karakter anak perlu dilakukan sejak dini sehingga bisa menjadi generasi yang kuat dan berdaya saing di berbagai...
Membangun Pulau Nias dengan Konsep “Nias Raya” Oleh Apolonius Lase Kita menunggu putusan Mahkamah Konsitusi yang akan mengadili sengketa yang dilaporkan oleh empat pasangan dari empat daerah di ...
Dukungan Golkar Dieliminasi, Pasangan “Laso” Tet... GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Meskipun dukungan Partai Golkar dieliminasi, pasangan calon Wali Kota dan Wakil Wali Kota Lakhömizaro Zebua-Sowa’a Laoli, d...
Rumah Milik Elison Hia dan Toko UD Elva Terbakar GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Lantai 2 dan 3 rumah milik Elison Hia di Jalan Diponegoro No 203, Landatar, Kelurahan Ilir, Kota Gunungsitoli, hangus terba...
Kami Menginginkan Wali Kota Cerdas! Atribusi kota pada nama Kota Gunungsitoli apalagi diberi embel-embel Samaeri menumbuhkan banyak ekspektasi. Banyak mimpi agar kota ini menjadi tempat ...