TAHAPAN PILKADA

Di Kota Gunungsitoli, Pasangan Makmur Urut 1, Laso Urut 2

0
2250

GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Pencabutan nomor urut calon wali kota/wakil wali kota Gunungsitoli periode 2016-2021 dilaksanakan di aula Hotel Wisma Soliga, Selasa (25/8/2015). Pasangan Martinus Lase-Kemurnian Zebua (Makmur) mendapatkan nomor urut 1 dan Lakhömizaro Zebua-Sowa’a Laoli (Laso) nomor urut 2.

Seusai pencabutan nomor urut, Ketua KPU Kota Gunungsitoli Sökhi’atulö Harefa membacakan hasil pengundian itu sambil mengetuk palu.

Pengamatan Kabar Nias, saat pengundian berlangsung, pendukung setiap calon hanya diperkenankan masuk sebanyak 30 orang dengan menggunakan tanda pengenal dari KPU. Hal ini untuk mengantisipasi tidak terjadinya gesekan.

Pengambilan nomor urut diawali dengan pasangan Laso kemudian disusul Makmur. Tampak setiap pendukung bersorak-sorak dan menyanyikan yel-yel untuk menyemangati pasangan yang mereka usung.

Tak kalah dari pendukung Makmur, pendukung Laso juga bersorak-sorak sambil melambaikan bendera kecil yang memuat foto Laso nomor urut 2.

Pantauan Kabar Nias, acara itu dihadiri 5 komisioner KPU Kota Gunungsitoli, Ketua Panwaslih Kota Gunungsitoli Ofredi Harefa, Wakil Wali Kota Aroni Zendratö, Kapolres Nias AKBP Yofie Girianto Putro, Sekda Kota Gunungsitoli.

Setelah kedua pasangan calon mendapat nomor urut, KPU Kota Gunungsitoli menetapkan dalam sebuah surat keputusan Nomor: 65/Kpts/KPU-K.Gst.072.68075/2015 yang dibacakan Sekretaris KPU Gunungsitoli Satimböwö Zebua.

Berharap Tetap Nomor 1

Dalam kesempatan itu, Martinus Lase mengatakan, siapa pun pemenang nantinya merupakan yang ditentukan Tuhan. “Kita semua bersaudara. Kedua pasangan calon sudah dewasa dalam berpolitik,” ujarnya.

Martinus juga mengucapkan selamat kepada Laso mendapatkan nomor urut 2. “Sebelumnya ketika saya menang wali kota nomor urut 2 dan pencalonan kali ini saya mendapat nomor urut 1. Semoga saya bisa menjadi nomor satu di Gunungsitoli ini,” ujar Martinus Lase

Sementara Lakhömizaro, yang ditemani Sowa’a, mengucapkan terima kasih kepada KPU Gunungsitoli yang sudah bekerja sesuai aturan. “Mendapatkan nomor urut 2 merupakan kehendak Tuhan,” kata Lakhömizaro.

Menurut Lakhömizaro, nomor urut merupakan identitas calon untuk dikenal masyarakat. Untuk itu, harus mengikuti prosesdur kampanye. “Kota Gunungsitoli adalah rumah semua masyarakat,” ujar Lakhömizaro.

Dana Kampanye

Sebelum pencabutan nomor urut, Sökhi’atulö mengingatkan kepada calon agar segera menyerahkan laporan dana kampenya untuk dapat diketahui publik.

“Penyerahan laporan dana kampanye pertama paling lambat 26 Agustus 205,” ujar Sõkhi’atulö.

Herman Jaya Harefa, Ketua DPRD Kota Gunungsitoli, yang juga merupakan tim sukses Makmur tidak telihat hadir saat pencabutan nomor urut tersebut. [knc02w]

Berita Terkait

Pembentukan Karakter Anak Harus Dilakukan Sejak Dini GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Pembentukan karakter anak perlu dilakukan sejak dini sehingga bisa menjadi generasi yang kuat dan berdaya saing di berbagai...
Berwisata ke Nias dengan Bonus Musim Duren… Liburan ke Nias kali ini bisa jadi liburan yang berbeda daripada biasanya. Saat ini, di Kota Gunungsitoli, penjual duren khas Nias yang terkenal lezat...
Edarkan Narkoba, Warga Tangerang Ini Dibekuk di Gunungsitoli GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS – Pengedar narkoba yang sudah lama diintai pihak Satuan Tugas Reserse Narkoba Kepolisian Resor Nias, EJ (46), asal Tangerang,...
Kami Menginginkan Wali Kota Cerdas! Atribusi kota pada nama Kota Gunungsitoli apalagi diberi embel-embel Samaeri menumbuhkan banyak ekspektasi. Banyak mimpi agar kota ini menjadi tempat ...
Sedikit Cerita soal Cikal Bakal Taman Ya’ahowu Oleh Adrianus Aroziduhu Gulö, Pemerhati Sosial; Bupati Nias Barat Periode 2011-2016 Gempa bumi magnitudo (M) 8,7 yang terjadi di Nias pada 28 Maret ...