Kualitas Koperasi Harus Ditingkatkan di Kabupaten Nias

0
607

HILISERANGKAI, KABAR NIAS – Agar menjadi sokoguru dalam memajukan perekonomian nasional, koperasi harus berkualitas dan mampu berperan dalam perekonomian nasional. Selain itu, koperasi bukan hanya sebagai mesin pertumbuhan ekonomi, melainkan juga harus mampu menyediakan lapangan kerja.

“Sebanyak 123 unit Koperasi dan 977 usaha kecil menengah (UKM) yang tersebar di 10 kecamatan se-Kabupaten Nias diharapkan dapat meningkatkan kualitas serta mampu berperan dalam perekonomian nasional,” kata Bupati Nias Sökhi’atulö Laoli pada peringatan HUT ke-68 Koperasi di Kabupaten Nias, Selasa (8/9/2015), di Gedung Serba Guna Kantor Kecamatan Hiliserangkai.

Dalam menghadapi Masyarakat Ekonomi Asean (MEA), kata Sökhi’atulö akan terus berkomitmen meningkatkan perannya dalam membangun koperasi melalui berbagai kebijakan dan program yang bersifat peningkatan sumber daya manusia (SDM) koperasi, pembiayaan, pemasaran, keuangan, dan teknologi.

“Koperasi bukan hanya sebagai mesin atau wadah pertumbuhan ekonomi, melainkan diharapkan dapat menjadi sokoguru serta dan menjadi penyedia lapangan pekerjaan untuk mengurangi penganggur, khususnya di wilayah Kabupaten Nias,” ujarnya.

Pada 2015, kata  Sökhi’atulö, Pemerintah Kabupaten Nias menganggarkan dana bergulir sebesar Rp 1 miliar bersumber dari APBD. Melalui Dinas Koperasi dan UKM Kabupaten Nias akan melaksanakan pelatihan bagi pengurus dan pengelola Koperasi di Kabupaten Nias.

Sökhi’atulö mencontohkan beberapa negara tetangga, seperti Singapura, Taiwan, Korea, dan Amerika, bahwa peran koperasi sektor pertanian dan kehutanan sangat besar, ini menunjukkan apabila Indonesia, khususnya Kabupaten Nias, sungguh-sungguh membangun koperasi, dapat menjadi kekuatan ekonomi yang andal terutama untuk mewujudkan ketahanan pangan sebagaimana sasaran dalam salah satu program pemerintahan Joko Widodo-Yusuf Kalla.

“Desember 2015, sistem perekonomian pasar bebas, yang disebut dengan Fase Ekonomi ASEAN, akan dimulai yang pasti akan membuka lintas bisnis dunia. Oleh karena itu, koperasi juga dituntut terus melakukan peningkatan daya saing, baik dari segi organisasi, bisnis, maupun juga sumber daya manusia,” ujarnya.

Pada kesempatan itu, Ketua Dewan Koperasi Indonesia Daerah Kabupaten Nias (Dekopindo) Mareti Waruwu menyambut baik program Pemerintah Kabupaten Nias dalam peningkatan kualitas koperasi dan menjadi sokoguru di Kabupaten Nias.

“Semua koperasi UKM yang ada di wilayah Kabupaten Nias sangat membutuhkan dukungan permodalan dari Pemerintah Kabupaten Nias sehingga Koperasi dan usaha kecil menengah tersebut bermanfaat bagi masyarakat,” ujarnya. [knc01w].

Berita Terkait

KSU Tokosa Antarkan Ratusan Anggotanya Jadi Sarjana GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Salah satu instrumen mencapai kesejahteraan masyarakat di Pulau Nias adalah dengan menjalankan kegiatan koperasi yang dituj...