Menjelang Idul Fitri

Petugas Gabungan Tertibkan 14 Orang di Kota Gunungsitoli

9
8649
Petugas gabungan penertiban dari Satpol PP, Polres Nias, dan TNI menjaring beberapa orang yang tidak memiliki kartu idenitas. — Foto dari Pustaka Digitak Kabar Nias

GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS – Menjelang hari Raya Idul Fitri, Pemerintah Kota Gunungsitoli bekerja sama dengan TNI dan Polres Nias merazia sejumlah tempat hiburan dan penginapan. Pada kegiatan itu, 14 orang yang tidak memiliki kartu identitas dibawa ke Kantor Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Jalan Supomo, Desa Mudik, Kota Gunungsitoli, Selasa (14/7/2015).

Kepala Satpol PP Ibezaro Zalukhu mengatakan bahwa kegiatan itu merupakan upaya Pemerintah Kota Gunungsitoli memberi kenyamanan bagi masyarakat dan mengurangi gejala maksiat. “Untuk mengantisipasi penyakit masyarakat menjelang Idul Fitri, Pemerintah Kota Gunungsitoli bersama TNI dan Polri merazia seluruh tempat hiburan dan penginapan,” ujarnya.

Dalam penertiban itu, terjaring 9 perempuan, 4 laki-laki, dan 1 waria yang tidak memiliki identitas diri. Lokasi penertiban meliputi sekitar Pasar Ya’ahowu, Oke Pub, Wisma Soliga, dan Hotel Binaka II. “Mereka sebagian berasal dari luar Pulau Nias. Karena tidak memiliki tanda pengenal, kemungkinan keluarga akan dipanggil untuk menjemput,” kata Ibezaro.

Salah seorang perempuan yang ikut terjaring kepada Kabar Nias mengatakan, kedatangannya di Nias untuk mencari pekerjaan. Karena tidak memiliki keahlian tangan, dia memilih bekerja di tempat hiburan malam.

“Aku hanya mengantar botol minuman kalau ada tamu. Sudah lama, tetapi baru kali ini dibawa ke kantor Satpol PP. Aku tidak mengurus KTP karena selama ini aku tidak pernah ditanyai,” ujar perempuan itu yang tidak mau menyebutkan namanya. [knc02w]