Mayjen (Purn) TNI Christian Zebua Klarifikasi Berita di Republikin.com

0
18
Christian Zebua

JAKARTA, KABARNIAS — Merasa terusik dengan pemberitaan yang dilakukan oleh sebuah media online, yakni Republikin.com, mantan Panglima Kodam XVII/Cenderawasih Papua Mayjen (Purn) TNI Christian Zebua menyampaikan klarifikasi.

Dalam berita yang dimuat Republikin.com disebutkan bahwa Christian tahu siapa pemasok senjata Organisasi Papua Merdeka (OPM) di Papua. Padahal, menurut Christian, dirinya tidak pernah mengatakan seperti itu.

Ia menyatakan bahwa setelah pensiun dari kemiliteran, dirinya tidak lagi berhak menyampaikan pernyataan-pernyataan seperti yang dilansir media online tersebut Republikin.com tersebut.

“Saya sudah sampaikan secara lisan kepada pihak Pusat Penerangan TNI bahwa berita itu tidak benar alias hoaks. Tolong bantu sampaikan kepada masyarakat terkait klarifikasi saya ini,” ujar Christian kepada Kabarnias.com, Sabtu sore.

Berikut klarifikasinya seperti diterima oleh Kabarnias.com Sabtu (11/11/2017) sore.

SURAT KLARIFIKASI

Terkait berita yang diposting di laman Republikin.com dengan judul “Ketika Jenderal Tahu Siapa Pemasok Senjata OPM & Kenapa Peluru OPM Tak Pernah Habis” (https://goo.gl/kRbzqo) Jumat, 10 November 2017, di mana nama saya, Mayjen TNI (Purn) Christian Zebua, mantan Panglima Kodam/XVII Cenderawasih, Papua,  disebut-sebut, berikut ini saya sampaikan klarifikasi:

  1. Saya tidak pernah memberikan pernyataan seperti yang dikutip oleh website Republikin.com ini sehingga saya sangat keberatan dengan pemuatan berita seperti ini.
  2. Saya tidak pernah memberi pernyataan seperti yang diberitakan oleh Antara Papua seperti rujukan yang dikutip Republikin.com. Apa yang ditulis dalam berita yang dimuat Antarapapua.com pada 20 September 2014 ini adalah bukan pernyataaan saya yang utuh dan telah mengutip omongan saya secara sepotong-sepotong.
  3. Kepada pengelola media online Republikin.com dan Antarapapua.com agar segera memuat klarifikasi saya ini.
  4. Karena sudah pensiun dari kedinasan militer, saya tidak ada hak lagi untuk memberikan pernyataan apa pun terkait dinas dengan mengatasnamakan instansi. Oleh karena itu, saya menyatakan bahwa berita apa pun yang disampaikan siapa pun dengan mencatut nama saya dan menyebarkannya kepada khalayak adalah hoaks.
  5. Kepada semua masyarakat saya mohon agar tidak begitu saja percaya atas setiap berita hoaks yang diberitakan oleh pihak mana pun, termasuk di media sosial.

Jakarta, 11 November 2017

Mayjen (Purn) TNI Christian Zebua

Surat klarifikasi ini juga dikirimkan kepada:

  • Pengelola media Republikin.com
  • Pengelola media Antara.com
  • Dewan Pers
  • Kapuspen TNI