KECELAKAAN LAUT

Pencari Siput Laut Hilang di Pulau Te’u, Toyolawa

1
1410
Basarnas dan personel polisi memulai mencari korban, Kamis (23/7/2015). —Foto: Onlyhu Ndraha

TOYOLAWA, KABAR NIAS — Sudima Lase (40), warga Desa Ombölata, Kecamatan Lahewa, Kabupaten Nias Utara, hilang di Pulau Te’u, dekat Pantai Toyolawa, Rabu (22/7/2015) sekitar pukul 21.00 saat hendak mencari siput laut. Tim Basarnas Pos Nias bersama petugas Polsek Lahewa, Danramil, BPBD Nias Utara, Tagana, dan penduduk setempat melakukan pencarian terhadap korban, Kamis siang.

Salah seorang keluarga korban, Eniria Lase, kepada Kabar Nias di lokasi kejadian, yang masih dalam kompleks perkebunan kelapa Toyolawa, mengatakan, istri dari Buala Harefa (42) dinyatakan hilang saat hendak melihat jaring yang dipasang suaminya di tepi pantai Pulau Te’u.

Rabu petang, menurut Eniria, korban bersama suaminya dan kedua anaknya, Yama dan Reni, pergi ke Pulau Te’u mencari siput laut sekaligus menebar jaring. Informasi yang didapatkan Kabar Nias, harga 1 kilogram siput laut saat ini mencapai Rp 14.000. Adapun siput laut bermanfaat untuk dijadikan menjadi saus tiram alami yang bercita rasa tinggi.

Susul Suami

Kepada Kabar Nias Buala menyampaikan bahwa mereka bertujuh dari Desa Ombölata berangkat ke Pulau Te’u yang berjarak sekitar 200 meter menggunakan perahu pada pukul 15.00. Pulau ini termasuk wilayah Desa Hiligawölö, tetangga Desa Ombölata.

“Kami terpisah. Saya memasang jaring, istri saya bersama dua anak saya menyisir pantai mencari siput laut. Setelah beberapa lama, saya kembali ke tenda. Kemudian kedua anak saya juga kembali ke tenda tanpa disertai istri saya. Saya langsung shock dan bergegas mencari istri saya. Karena tidak ketemu, saya langsung menghubungi saudara saya, Ama Reni,” ujar ayah 5 anak itu.

Kepala Desa Ombölata Yanuari Lase, yang juga ikut dalam pencarian, mengatakan, setelah mendengar kabar hilangnya Sudima, ia langsung datang ke Polsek Lahewa, dan menghubungi Basarnas.

“Di tempat yang sama, seorang warga kami juga pernah hilang pada November 2014 lalu dan ditemukan antara pantai dan Pulau Te’u,” kata Yanuari.

Hingga berita ini ditayangkan, petugas pencari dan penyelamat gabungan masih terus menyusuri lokasi kejadian dan korban masih belum ditemukan. [knc02w]

  • Semoga Basarnas segera menemukan saudara kita yang hilang di Pulau Te'u ini, dan biarlah menjadi perhatian bersama bila mana ada pantai yang pernah ada kejadian yang sama maka diharapkan ada berupa simbol atau papan pengumuman agar para pengunjung ke tempat tersebut lebih hati-hati