Bupati Nias Barat Terus Pantau Penggunaan Dana Desa

MEMBANGUN DARI PINGGIR

0
843
Adrianus Aroziduhu Gulö —Foto: Aminudin Hia

LAHÖMI, KABAR NIAS — Bupati Nias Barat Aroziduhu Gulö terus memantau penggunaan dana desa di wilayah Kabupaten Nias Barat. Ia telah menginstruksikan pihak Badan Pemberdayaan Masyarakat (BPM) untuk terus mempercepat dan mengawasi penggunaan dana desa. BPM juga diminta setiap saat melakukan pelaporan setiap saat terkait dana desa ini.

Menurut Aroziduhu, setiap desa diimbau segera menggunakan atau mengelola dana desa yang sudah diterima, yakni tahap pertama, sehingga kemajuan desa serta kesejahteraan masyarakat bisa segera terwujud.

“Apabila dana desa itu sudah terealisasi, segera lakukan pengajuan pencairan tahap berikutnya. BPM sudah saya instruksikan untuk sering-sering melakukan pemantauan di lapangan. Jika ada desa yang mengalami kesulitan agar segera dilakukan pendampingan untuk mencari solusi dan segera buat laporan secara cepat,” kata Aroziduhu kepada Kabar Nias, beberapa waktu lalu, di ruang kerjanya di Onolimbu.

Tidak Perlu Takut

Adrianus tidak lupa mengingatkan bahwa pengurus desa tidak perlu takut dalam mengelola dana desa. Sebab, pengelolaan dana desa ini terencana berdasarkan APBDesa yang sudah dibuat. Karena itu, setiap desa perlu mempercepat penggunaan dan pengelolaan dana desa itu jangan sampai menunda-nunda, dilaksanakan dengan penuh rasa dan tanggung jawab.

“Saya sampaikan kepada kita semua tidak perlu takut menggunakan dana desa ini, pemerintah pusat memberikannya untuk mempercepat kemajuan desa dan serta terwujudnya kesejahteraan masyarakat agar dapat berdiri tegak jauh dari kemiskinan dan ketertinggalan. Saya berharap, masyarakat dan aparat desa bersama tim pelaksanaan kegiatan memanfaatkan dana desa dengan memedomani peraturan dan mekanisme yang berlaku, serta sesuai APBDesa yang sudah dibuat agar jauh dari permasalahan di kemudian hari,” ujarnya.

Pantauan Kabar Nias, hingga saat ini, penggunaan dana desa itu di Kabupaten Nias Barat masih terdapat beberapa desa yang belum maksimal pelaksanaan kegiatan penyerapan dana tahap pertama itu sehingga semua pihak terkait dan pelaku pelaksana kegiatan di desa agar lebih giat lagi demi tanggung jawab yang sudah diemban. [knc07w]