PILKADA 2015

Anggaran Belum Cair, Panwas Nias Utara Berutang

0
1105

LOTU, KABAR NIAS – Panitia Pengawas Pemilu Kabupaten Nias Utara hingga kini belum menerima dana untuk menyelenggarakan kegiatan dan terpaksa berutang kepada pihak ketiga. Sementara nota pencairan dana telah ditandatangani pada 9 Juni 2015. Pemkab Nias Utara beralasan, Panwas belum merevisi anggaran.

“Sampai sekarang, anggaran kami belum ditransfer pemerintah daerah. Akibatnya kami mengutang kepada pihak ketiga Rp 500 juta,” ujar Ketua Panwas Nias Utara Memori Zendratö kepada Kabar Nias, Jumat (24/7/2015), lewat telepon selulernya.

Meskipun anggaran belum ditransfer, kata Memori, pihaknya tetap menjalankan tugas bidang pengawasan pemilu. Kegiatan yang sudah dilakukan meliputi perekrutan panwas tingkat kecamatan disertai pelatihan serta mengikuti pelatihan di luar daerah.

“Agar kegiatan pengawasan berjalan, ya, kami mengutang dulu pada pihak ketiga. Akan tetapi, sampai sekarang semua honor penyelenggara pengawasan masih belum dibayarkan,” kata Memori tanpa menyebutkan berapa jumlah honor penyelenggara yang dimaksud.

Memori Zendratö —Foto: Onlyhu Ndraha
Memori Zendratö —Foto: Onlyhu Ndraha

Memori menyatakan pihaknya sudah beberapa kali mengingatkan pemerintah daerah melalui Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara Idaman Zega, tetapi masih belum membuahkan hasil.

“Saat kami menjumpai Pak Sekda di kantornya, malah dia mengatakan, ‘silakan saja bekerja sedaya mampu dan sebisanya saja’,” kata Memori menirukan ucapan Idaman.

Meskipun begitu, Memori masih menunggu dalam beberapa hari ke depan sambil berharap pemerintah daerah segera mentransfer uang tersebut. “Kami tunggu beberapa hari ini, jika tidak ditransfer juga, kami akan mengadakan pleno serta menyatakan mengundurkan diri,” kata Memori.

Minta Direvisi

Menanggapi hal itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Nias Utara Idaman Zega kepada Kabar Nias mengatakan, pihaknya bukan tidak mentransfer anggaran yang sudah disepakati, tetapi ada beberapa kendala yang masih belum diselesaikan pihak Panwas Nias Utara.

Kendala itu, menurut Idaman, pihaknya telah menyurati Panwas agar melakukan revisi anggaran dan penempatan pegawai sekretariat yang masih belum ada sesuai ketentuannya.

“Anggaran yang sudah ditandatangani itu lebih dari Rp 4 miliar. Itu terlalu besar dan kami sudah meminta Panwas untuk merevisi kembali. Namun, sampai sekarang masih belum dilaksanakan,” kata Idaman, Jumat. [knc02w]

Berita Terkait

Perempuan Berhak Mengawal Pilkada 2015 TELUKDALAM, KABAR NIAS — Dalam menyongsong Pemilihan Umum Kepala Daerah (Pilkada) 2015, khususnya di Nias Selatan, perempuan mulai turun tangan dan ik...
100 Persen Dana Hibah Sudah Diterima KPU Kota Gunungsitoli GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Dana hibah sebesar Rp 13,2 miliar untuk pelaksanaan Pemilihan Umum Kepala Daerah Kota Gunungsitoli sudah diterima 100 perse...
Panwaslih Nias Selatan Diminta Usut Dugaan Kampanye Terselub... TELUKDALAM, KABAR NIAS — Sebuah insiden pada masa tenang Pilkada Serentak di Nias Selatan, Senin (8/12/2015), calon bupati Nias Selatan Idealisman Dac...
Ideal-Siga Unggul di Fanayama dan Maniamölö JAKARTA, KAMIS — Dalam hitungan riil yang dilakukan KPU Nias Selatan, 4 kecamatan—dari 31 kecamatan—yang data C1-nya sudah masuk 100 persen Ideal Siga...
DPRD Desak Pemkab Nias Barat dan Panwaslu Bersinergi LAHÖMI, KABAR NIAS – Karena ada pegawai pemerintah daerah Nias Barat yang menjadi anggota panwaslu pada Pilkada 2015, DPRD mendesak Pemerintah dan Pan...