Tak Hanya Ingin Bangkit Apalagi Terkubur, Itulah Kabar Nias, Inspirasi Ono Niha

1
956

JW-iconOleh Berkati Ndraha
Lokasi: Gunungsitoli


Gunungsitoli, Kata “Selamat Berpisah…” adalah merupakan judul berita terakhir yang ditayangkan oleh Majalah Online www.nias-bangkit.com, (NBC), pada 12 Juni 2015. Tutupnya NBC sangat banyak disayangkan oleh pembaca, ya… karena NBC telah berhasil meraih simpatik masyarakat Nias melalui informasi dan berita yang akurat yang disajikannya.

Menjawab berbagai respons dari masyarakat yang di tuliskan di media sosial, Facebook, Apolonius Lase, salah seorang pendiri dari NBC, mengatakan ”Semangat NBC harus terus ada. Operasional NBC per bulan memang cukup besar. Ketika sumber dana itu berhenti, kami pengelola memang belum siap dengan dana sebesar itu untuk membiayai kru karena bidang bisnis NBC belum berjalan sebagaimana yang diharapkan.”

Diluncurkannya Kabar Nias – Inspirasi Ono Niha, Senin, (6/7/2015), yang digagas oleh Apolonius Lase bersama Doni Kristian Dachi, merupakan bukti semangat Bangkitnya Ono Niha dan jawaban dari berbagai tanggapan masyarakat melalui jejaring sosial setelah NBC berhenti beroperasi.

Keseriusan dan kesungguhan Apolonius Lase dkk untuk menjawab keinginan masyarakat Nias tentang sebuah media yang dikelola secara profesional dengan menggagas Kabar Nias, perlu diapresiasi.

Dikutip dari Editorial Kabar Nias; “Kehadiran Kabar Nias adalah wujud tanggung jawab moral kami kepada komunitas nono niha serta publik yang berhak mendapatkan informasi yang baik, faktual, dan menginspirasi.”

Hal ini merupakan sebuah pernyataan bahwa Kabar Nias hadir untuk ono niha untuk kemajuan Kepulauan Nias, karena Nias tak hanya ingin Bangkit, tetapi mesti bergerak untuk maju, menuju masyarakat Nias yang sejahtera.

Saya sebagai pembaca setia dan yang pernah menjadi bagian dari NBC menyambut dan mengucapkan Selamat dan Sukses atas peluncuran majalah online Kabar Nias – Inspirasi Ono Niha. Semoga media ini menjadi hörö du’itu’i nono niha, media masyarakat untuk menyampaikan keluhan, kritikan, dan aspirasi kepada pemerintah. Sukses untuk Abangda Apolonius Lase dkk. Tuhan memberkati. Ya’ahowu…


Anda ingin menulis Jurnalisme Warga? Klik disini