LOTU, KABAR NIAS — Untuk kepentingan kedaulatan negara, peningkatan kesejahteraan masyarakat, dan penjaminan pelestarian lingkungan, Pemerintah Republik Indonesia melalui Kementerian dan Keluatan dan Perikanan menetapkan sertipikasi hak atas tanah di pulau terluar, Pulau Wunga, 18 Desember 2018.

Penampakan Pulau Wunga dari udara. —Foto: Dokumentasi Dinas Perikanan Nias Utara

Penetapan ini didahului pelaksanaan diskusi kelompok terbatas (FGD) pada 5 Septermber 2018 yang dihadiri oleh Wakil Bupati Nias Utara, Kepala Dinas Perikanan Nias Utara, Kepala Kantor Pertanahan Kabupaten Nias, Kepala Kantor Distrik Navigasi Kelas III Sibolga, Perwakilan Bappeda Nias Utara, Kepala Dinas Lingkungan Hidup, Perwakilan Dinas Pariwisata dan Kebudayaan, Perwakilan Dinas Pendidikan, Perwakilan Dinas PUPR, Kepala Desa dan Tokoh Masyarakat Desa Afulu, Kepala Dinas Perumahan dan Permukiman, Tim Balai Pengelolaan Sumber Daya Pesisir dan Laut Padang, dan Perwakilan Direktorat Pendayaangunaan Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil Direktorat PRL Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Dalam FGD itu disepakati bahwa lokasi dan luasan tanah yang akan diberi sertipikat akan dikoordinasikan dengan masyarakat setempat/desa setempat, masyarakat adat dengan kreiteria antara lain, di luar kawasan hutan (APL), bukan merupakan tanah yang dikuasi oleh pemerintah daerah, dan tanah negara bebas atau tanah yang diberikan atau dilepaskan haknya oleh masyaakat kepada Kementerian Kelautan dan Perikanan.

Untuk mengidentifikasi kriteria tersebut, KKP didampingi perwakilan dari Pemerintah Kabupaten Nias Uara melakukan survei lapangan dan lokasi sekitar titik dasar atau titik referensi.

Penelusuran Kabar Nias, penduduk di Pulau Wunga terdiri dari 30 keluarga. Masyarakat di pulau ini bergabung dengan Desa Afulu. Transportasi masyarakat untuk akses ke Desa Afulu menggunakan perahu kecil.

“Ke-30 keluarga di Pulau Wunga adalah semua berprofesi nelayan. Semuanya memiliki keyakinan Muslim,” ujar seorang warga Pulau Wunga, Iwan Setiawan Aceh. Menurut, Iwan,  Pulau Wunga sangat bagus untuk dikembangkan sebagai tempat tujuan pariwisata.

Berita Terkait

Lapan Akan Mendampingi Pengembangan Perikanan di Nias Utara JAKARTA, KABAR NIAS — Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (Lapan) menyatakan siap mendampingi Pemerintah Kabupaten Nias Utara untuk mengembangkan s...
Pencitraan Jarak Jauh Wilayah Perairan Nias Utara untuk Data... JAKARTA, KABAR NIAS — Pihak Lembaga Penerbangan Antariksa Nasional (Lapan) melakukan pengambilan gambar lewat pemotretan jarak jauh menggunakan drone ...
3 Pasangan Calon Mendaftar di KPU Nias Utara LOTU, KABAR NIAS – Pada hari ketiga pendaftaran calon bupati dan calon wakil bupati Nias Utara, Selasa (28/7/2015), Komisi Pemilihan Umum (KPU) Nias U...
Pemkab Nias Utara Terima Apresiasi Indriya Mandrawa dari Lap... JAKARTA, KABAR NIAS — Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) memberikan apresiasi Indriya Mandrawa Tahun 2019 kepada Pemerintah Kabupaten ...
185 PNS di Nias Utara Jalani Sumpah Jabatan LOTU, KABAR NIAS – Sebanyak 185 calon pegawai negeri sipil (CPNS) angkatan 2013 dilantik dan diambil sumpah menjadi pegawai negeri sipil (PNS) di Nias...