LOTU, KABAR NIAS — Kementerian Kelautan dan Perikanan melalui Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan memberikan program bantuan sarana Chest Freezer Tahun 2018 kepada 8 kelompok pengolah ikan dan pemasar (Poklahsar) di Kabupaten Nias Utara pada 29 November 2018.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Direktorat Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan Kementerian Kelautan dan Perikanan yang telah memperhatikan para nelayan di Kabupaten Nias Utara. Kami berharap, para anggota kelompok nelayan yang menerima bantuan ini bisa menjaga dan memanfaatkannya dengan sebaik-baiknya,” kata Bupati Nias Utara M. Ingati Nazara sesaat sebelum penyerahan bantuan itu kepada para nelayan.

Bupati mengingatkan bahwa Pemerintah Kabupaten Nias Utara melalui Dinas Perikanan akan terus membuat terobosan dan berkoordinasi terus dengan pemerintahan provinsi serta pusat agar bisa mendapatkan perhatian atau bantuan kepada para nelayan.

“Ini semua kami lakukan, terutama oleh Pak Kadis Perikanan, untuk memperjuangkan kesejahteraan para nelayan dan keluarganya, dan seluruh masyarakat Nias Utara pada umumnya. Saudara-saudara kelompok nelayan yang masih belum kebagian pada kesempatan kali ini mohon membentuk kelompok dan membuat proposal. Nanti Pak Kadis akan membantu untuk bisa mengajukan ke pemerintah pusat,” ujar Ingati Nazara.

Kepala Dinas Perikanan Nias Utara Sabar Jaya Telaumbanua (kedua dari kanan) menerima secara simbolis bantuan dari KKP berupa chest freezer untuk selanjutnya diserahkan kepada 8 kelompok nelayan di Kabupaten NIas Utara. –Foto: Dokumentasi Dinas Perikanan Nias Utara.

Sabar Jaya Telaumbanua mengatakan, kelompok penerima bantuan ini adalah kelompok nelayan yang telah mengajukan proposal sebelumnya. Setiap kelompok terdiri dari 8-10 orang.

“Jumlah pengolah dan pemasar ikan di Nias Utara ada sekitar 300 orang. Jadi, kami terus mengimbau agar nelayan yang belum membentuk kelompok agar segera membentuk kelompok dan diminta untuk membuat proposal. Silakan beri kami informasi dan dinas kami akan memfasilitasi untuk bisa mengajukan proposal serupa,” ujarnya.

Dengan bantuan ini, para nelayan bisa terbantu untuk menyimpan ikan di alat pembeku sehingga bertahan lama. Para nelayan senang dan menjadikan bantuan sebagai penambah semangat.