TUNJANGAN GURU

ULP 2014 Guru di Nias Selatan Sering Dipotong Bendahara Dinas Pendidikan

TUNJANGAN GURU

0
953

TELUKDALAM, KABAR NIAS — Terungkap bahwa ada pemotongan hak guru oleh mantan Bendahara Dinas Pendidikan berinisial MD dengan jumlah secara bervariasi, mulai dari Rp 5 juta hingga Rp 7 juta. Pemotongan yang berlangsung pada 2014 ini pernah diadukan kepada pihak Kejaksaan Negeri Telukdalam, tetapi hingga sekarang pengusutan kasus itu belum jelas rimbanya.

Hal itu disampaikan oleh Purnama Sitompul, salah seorang guru di Telukdalam, saat berlangsungnya Rapat Dengar Pendapat Umum (RDPU) DPRD Nias Selatan dengan para guru serta pihak Pemkab Nias Selatan, di gedung DPRD, Jalan Saönigeho Km 3, Telukdalam, Rabu (27/1/2016).

Purnama menjelaskan bahwa pada tahun 2014, MD sering melakukan pemotongan hak-hak guru tanpa ada alasan yang jelas. “Pada 2014, bendahara Dinas Pendidikan sering melakukan pemotongan hak-hak guru, seperti dana sertifikasi dan uang lauk-pauk. Pemotongan tersebut dilakukan secara bervarisasi, ada yang dipotong Rp 7.000.000 dan ada juga yang Rp 5.000.000,” kata Purnama di hadapan anggota DPRD dan peserta rapat.

Menurut Purnama, pemotongan tersebut merupakan salah satu indikasi korupsi dan meminta para penegak hukum Nias Selatan untuk segera mengusut tuntas dan kejadian ini pernah dilaporkan di Kejari Telukdalam, tetapi sampai saat ini belum ada kepastian hukum.

“Saya berharap kepada penegak hukum di Nias Selatan untuk segera mengusut tuntas kejadian tersebut,” ujarnya.

Hingga berita ini ditayangkan, Kabar Nias belum mendapatkan konfirmasi terkait kasus ini dari Kejaksaan Negeri Telukdalam.

Seperti diketahui, uang ULP 2015 sebesar Rp 1,42 miliar belum dibayarkan kepada para guru PNS Nias Selatan. Plt Kepala Dinas Pendapatan, Pengelolaan, Keuangan dan Aset Daerah Hadisem Lase berjanji ULP yang dibelum dibayarkan akan dibayarkan paling lambat minggu ketiga Februari 2016.  [knc05w]

Berita Terkait

Ismael Dachi: Laporan Komisioner Panwaslih ke Kejari Prematu... TELUKDALAM, KABAR NIAS — Terkait dengan pelaporan Ya'atulo Halawa dan Meidanariang Hulu ke Kejaksaan Negeri Telukdalam, Ketua Panitia Pengawas Pemilih...
Jika Terbukti, PNS di Nias Selatan Diminta Kembalikan Raskin... TELUKDALAM, KABAR NIAS — Pemanfaatan beras untuk rakyat miskin (raskin) dan kartu keluarga sejahtera (KKS) dinilai tidak tepat sasaran di Nias Selatan...
Kapolres Nias Selatan Ajak Masyarakat Berantas Narkotika TELUKDALAM, KABAR NIAS — Kapolres Nias Selatan AKBP Robert K Aritonang mengajak elemen masyarakat memerangi narkotika serta tidak mencoba-coba untuk m...
Masyarakat Menaruh Harapan Besar pada “Kabinet” ... Pilkada 2015 di Nias Selatan yang mengantar pasangan Hilarius Duha-Sozanolo Ndruru menjadi bupati dan wakil bupati memberi harapan baru bagi seluruh m...
KPU Nias Selatan: Pendataan Ulang Pemilih untuk Mengurangi K... TELUKDALAM, KABAR NIAS — Pencocokan dan penelitian data pemilih untuk pemilihan kepala daerah di Kabupaten Nias Selatan melalui Petugas Pemutakhiran D...