Seorang Nelayan Hilang di Siwalubanua

0
1220
Keluarga Anemala Gea (49), nelayan asal Desa Siwalubanua, yang masih belum kembali dari melaut, menunggu di tepi pantai, Selasa (27/10/2015). —Foto: Onlyhu Ndraha

GUNUNGSITOLI IDANOI, KABAR NIAS — Salah seorang nelayan di Dusun II Desa Siwalubanua, Kecamatan Gunungsitoli Idanoi, Kota Gunungsitoli, Anemala Gea (49), sudah seharian tidak kembali di kediamannya. Anemala berangkat Senin (26/10/2015) malam, sedangkan rekannya nelayan telah pulang Selasa (27/10/2015) pukul 10.00. Istri korban terus menunggu Anemala di tepi pantai sambil sesekali menangis histeris.

Pantauan Kabar Nias di tepi pantai itu, puluhan warga mulai berkerumun dan berupaya melakukan pencarian. Sementara pihak Basarnas Nias sudah tiba di kediaman korban. Namun, mereka tidak dapat bertindak karena peralatan perahu dalam kondisi perbaikan.

“Peralatan sedikit bermasalah, tetapi besok pagi (Rabu) sudah bisa bergerak,” ujar anggota Basarnas, Iman Zega, kepada keluarga korban.

Kepala Desa Siwalubanua Darman Gea mengatakan, pihaknya telah berkoordinasi dengan Basarnas tetapi hasil nihil, berhubung perahu rusak.

“Kami berkoordinasi dengan TNI AL untuk pemakaian kapal, mereka sampaikan agar Basarnas yang koordinasi dengan mereka,” kata Darman.

Upaya yang sudah dilakukan, kata Darman, masyarakat setempat melakukan pencarian menggunakan 5 perahu dan sampai sekarang belum membuahkan hasil.

Anak korban, Sadarman Gea, mengatakan, Sekasa pukul 05.00 ayahnya berangkat melaut dengan membawa alat pancing. Akan tetapi, setelah nelayan lain pulang, orangtuanya tidak kunjung pulang.

Lelaki yang memiliki 7 anak itu saat melaut belum membawa alat penunjuk arah (kompas) dan juga bekal makan siang. “Hari ini bapak saya belum bawa HP, tidak ada kompas, yang diandalkan tanda alam. Dia melaut antara Nias dan Sibolga,” ujar Sadarman dengan mata berkaca-kaca.

Menurut Kades, kemungkinan korban tidak tau arah pulang karena kabut asap.

BAGIKAN
Berita sebelumyaPermainan Gelang Berbau Judi Marak di Gunungsitoli
Berita berikutnyaMahasiswa Minta Penjelasan Terkait Perda Pendidikan Gratis
Onlyhu Ndraha
Reporter Kabar Nias di Kota Gunungsitoli. Lahir di Maliwa'a, 23 Februari 1983, di Desa Tagaule, Kecamatan Idanögawo, Kabupaten Nias. Pernah mengecap pendidikan di Jurusan Kimia USU, tetapi tidak lulus. Dan akhirnya menamatkan sarjana di STIE Pembnas Nias. Membela kepentingan publik dan orang yang lemah serta teraniaya adalah kewajiban hidupnya. Terus berbuat baik tanpa mengharapkan balasan adalah moto hidupnya.