Mencari Sosok Pemimpin HKNB yang Berintegritas

0
514
Rapat Tim 9 HKNB - Foto dari Pustaka Media Kabar Nias

HKNB (Himpunan Keluarga Nias Bekasi) saat ini sedang mempersiapkan pelaksanaan Rapat Umum Anggota (RUA) dalam rangka pemilihan kepengurusan baru tahun periode 2015-2018.

Panitia pelaksanaan Rapat Umum Anggota (RUA) HKNB ini diketuai oleh Pdt. Otoli Zebua serta didukung delapan orang lainnya yang termasuk dalam Tim 9 HKNB, antaralain yakni, Anwar S. Mendröfa, Marfetika Lahagu, Krisman Hulu, Yeremia Gea, Putri Miseri Gulö, Asafo Daeli, Faatulö Zebua, dan Akirani Lase.

Tim 9 ini bertanggung jawab dalam proses pemilihan kepengurusan baru yang akan dilaksanakan pada tanggal 11-12 Juli 2015 di Anyer Cottage Hotel – Banten.

Selain pemilihan kepengurusan baru, RUA HKNB juga akan menyempurnakan AD/ART dengan menerima masukan para tim perumus yang berasal dari pendiri, penasehat dan anggota HKNB, serta sekaligus sebagai ajang wisata keluarga yang dapat mempererat tali persaudaraan diantara anggota HKNB baik yang telah lama bergabung maupun yang baru atau akan bergabung bersama.

Dalam pemilihan kepengurusan baru HKNB ini diharapkan mampu menghasilkan kepengurusan baru yang memiliki Integritas dalam memimpin organisasi HKNB sehingga semakin menguatkan organisasi ini sebagai organisasi yang mampu mewadahi masyarakat nias diwilayah Bekasi dan sekitarnya.

Sebagaimana diketahui kata integritas berasal dari bahasa Inggris yakni integrity, yang berarti menyeluruh, lengkap atau segalanya. Kamus Oxford menghubungkan arti integritas dengan kepribadian seseorang yaitu jujur dan utuh. Integritas juga diartikan sebagai bertindak konsisten sesuai dengan nilai-nilai dan kode etik, dengan kata lain integritas diartikan sebagai “satunya kata dengan perbuatan”.

Paul J. Meyer menyatakan bahwa “integritas itu nyata dan terjangkau serta mencakup sifat seperti: bertanggung jawab, jujur, menepati kata-kata, dan setia. Jadi, saat berbicara tentang integritas tidak pernah lepas dari kepribadian dan karakter seseorang, yaitu sifat-sifat seperti: dapat dipercaya, komitmen, tanggung jawab, kejujuran, kebenaran, dan kesetiaan. Tentu saja, dari hal-hal diatas maka sangat diharapkan Pemimpin HKNB periode 2015-2018 adalah seseorang yang memiliki hati yang melayani, berkomitmen serta bertanggung jawab untuk memajukan organisasi HKNB selama masa jabatannya.

Mengingat HKNB sendiri sudah berdiri sejak tahun 1992 dan merupakan organisasi tertua yang ada di wilayah Jawa Barat, serta mampu merangkul banyak lapisan masyarakat nias untuk bernaung di organisasi ini.

Seperti slogan HKNB yakni “Lumö Sebua Wahasara Dödö” maka, Tim 9 mengharapkan RUA HKNB terlaksana dengan baik dan menghasilkan satu pilihan yang tepat dalam memimpin organisasi ini periode yang akan datang.