Grup Musik Amaedola Ikuti Festival Internasional di Bali, 14-20 Juli 2017

0
44

JAKARTA, KABAR NIAS — Salah satu grup musik beranggotakan ono niha, Amaedola, akan mengikuti 6th Bali International Choir Festival 2017 pada 14-20 Juli mendatang. Pada festival tersebut, Amaedola yang bermarkas di Jalan Kresek I No 39, Bekasi, ini akan menampilkan gerak dan lagu dalam bentuk drama tradisional dengan didukung alat-alat musik tradisional Nias.

Koordinator tim grup Amaedola, Ade Zagötö, dalam siaran pers yang dikirimkan kepada Kabar Nias, mengaku sangat senang bisa memiliki kesempatan tampil di Bali ini.

“Kami sangat senang bisa ada kesempatan ini, apalagi bisa menampilkan kekayaan budaya di Pulau Nias lewat gerak dan lagu. Mungkin kami tidak mengharapkan akan menjadi yang terbaik, tetapi untuk bisa tampil saja dan menjadi bagian dari semua peserta yang datang dari seluruh dunia, kami sudah sangat senang,” ujarnya.

Bagi grup yang baru terbentuk, Amaedola merasa sangat beruntung dan perlu banyak persiapan untuk bisa tampil maksimal kelak pada Juli mendatang di Bali. “Kami terus berlatih. Pak musisi Jansen Ya’aro Telaumbanua menjadi pelatih Amaedola untuk persiapan ke Bali. Seniman Constant Giawa juga terus terlibat dan memberikan dukungan,” kata Ade.

Constan Giawa, lewat akun Facebooknya, menulis tentang keterlibatannya di Grup Amaedola.

“Membanggakan ketika tahu bahwa Amaedola Group mendapatkan undangan mengikuti The 6th Bali International Choir Festival di Bali pada 14–20 Juli 2017 yang akan datang. Sebuah momen besar dan sangat berarti untuk membawa Nias ke permukaan. Ini adalah kesempatan emas. Alasan inilah yang membuat saya berkomitmen untuk mendukung kehadiran Amaedola di Bali nantinya. Alasan ini pula yang membuat saya mengajak semua teman-teman untuk mendukung grup ini agar bisa tampil dan mengukir prestasi yang maksimal,” ujarnya.

Grup Amaedola sedang beraksi di sebuah mal di Jakarta.

Constant menambahkan, dengan iringan alat musik tradisional Nias, Amaedola bernyanyi dan menari, menyuguhkan salah satu episode kehidupan seorang ibu di Nias. “Inilah yang nantinya akan mereka tampilkan di Bali. Lagu yang bercerita tentang keseharian seorang ibu. Dalam lagu, dalam tari, dalam gerak dengan pengaturan tempo dan ritme dari bunyi-bunyian sejumlah alat musik tradisional Nias, mereka berekspresi. Semua pesan harus bisa tersampaikan dalam durasi 10 menit di atas panggung,” kata Constant.

Amaedola diwawancara oleh reporter salah satu televisi nasional.

Kepada Kabar Nias Ade mengaku sedang bekerja keras untuk bisa mendapatkan dukungan, terutama untuk biaya akomodasi selama di Bali, dengan membuat proposal. Pihaknya mengharapkan dukungan dari semua pihak, baik dukungan moral maupun dukungan materi. Jika ada yang ingin berpatisipasi dan ingin mendukung Amaedola, silakan menghubungi Ade Zagötö di 081382630625.