KETENAGAKERJAAN

Awal Februari, 79 Tenaga Kerja dari Nias Barat Diberangkatkan ke Batam

0
124
Yaredi Gulö. —Foto: Kabarnias.com/Aminudin Hia

LAHÖMI, KABAR NIAS – Guna mengurangi jumlah pengganggur tahun 2017, Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas Perdagangan dan Ketenagakerjaan dan Koperasi memberangkatkan 79 tenaga kerja ke Batam, Provinsi Kepulauan Riau.

Pengiriman tenaga kerja ini difasilitasi perusahaan penyalur tenaga kerja, PT Rubikom dan PT Danka Hureco. Para tenaga kerja ini akan diperkerjakan di PT Philips di Batam dengan masa kontrak kerja selama dua tahun dan mendapatkan gaji sebesar upah minimum provinsi (UMP) Kepulauan Riau.

Hal itu disampaikan Kepala Dinas Perdagangan dan Ketenagakerjaan dan Koperasi Kabupaten Nias Barat Yaredi Gulö kepada Kabar Nias, Rabu (25/1/2017), di ruang Balai Serba Guna Jalan Onolimbu-Lahömi.

Dikatakan Yaredi, pengiriman tenaga kerja ini sebagai wujud penjajakan kerja sama pihak Pemerinth Kabupaten Nias Barat dengan PT Rubikom dan PT Danka Hureco yang telah terjalin berapa waktu lalu. Penyalur tenaga kerja itu mengirimkan surat kepada Pemerintah Kabupaten Nias Barat melalui Dinas Perdagangan dan Ketenagakerja dan Koperasi untuk menyiapkan calon tenaga kerja yang akan dipekerjakan di Batam.

“Untuk tahap pertama tahun 2017, calon pekerja yang kami kirim 79 orang yang terdiri dari 29 orang ke PT Robikom di antaranya 5 laki-laki dan 24 perempuan. Kemudian untuk PT Philips 50 orang semuanya perempuan. Pekerja di PT Robikom bertolak ke Batam pada 4 Februari 2017, sedangkan PT Philips berangkat pada 6 Februari 2017,” ujarnya.

Perekrutan calon tenaga kerja ini sebelumnya melalui tahapan seleksi administrasi, tes kesehatan, dan wawancara yang dilakukan oleh tim dari PT Robinko dan PT Danca Hureco.

Ditambahkan Yaredi, jika calon tenaga kerja ini mengalami musibah atau kecelakaan akibat pekerjaan dan bukan karena kehendak sendiri akan ditanggung oleh BPJS.

Kepada calon tenaga kerja ini, lanjut Yaredi, diharapkan menunjukkan kinerja yang baik, tidak malas-malasan, dan terlebih-lebih dapat menghindari perbuatan yang merugikan diri sendiri serta menjaga nama baik suku Nias selama berada di Batam. Yaredi menyampaikan apresiasi kepada PT Robikom dan PT Danka Hureco yang telah menerima dan memfasilitasi pengiriman calon tenaga kerja ini ke Batam. “Semoga kerja sama yang baru dan sudah terjalin terus berkesinambungan,” ungkapnya.

Selain itu, mantan Sekwan Kabupaten Nias Barat ini mengeluh karena anggaran yang tersedia untuk satu paket kegiatan ketenagakerjaan Tahun 2017 sangat minim.

“Kami sangat susah dalam pelaksanaan kegiatan ini anggaran yang tersedia hanya Rp 20.000.000 ya, bagaimana mengelola uang sebesar itu. Kepada masyarakat kami minta maaf jika seandainya tidak bisa melakukan penjajakan disebabkan karena keterbatasan anggaran kami. Satu harapan kepada pihak berkompeten untuk dapat membantu memikirkannya demi masyarakat Nias Barat tercinta sehingga itu dapat teratasi dan berjalan dengan baik,” keluhnya. [knc07w]