KECELAKAAN KERJA

BPBD Kota Gunungsitoli Cari Solusi untuk Korban Tabrakan Mobil Damkar

0
1401
Sepeda motor milik warga yang tertabrak oleh mobil damkar. —Foto: Kabarnias.com/Onlyhu Ndraha

GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS – Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kota Gunungsitoli Soziduhu Lömbu mengakui jika pihaknya saat memadamkan kebakaran di Kelurahan Saombö Km 2, Sabtu (27/2/2016), mobil pemadam menabrak 1 unit sepeda motor dan 1 unit mobil Kijang yang tengah parkir di sekitar lokasi kejadian. Kerugian yang dialami korban menjadi tanggung jawab pemilik kendaraan. Meskipun begitu, BPBD sedang berkoordinasi dengan pihak Lantas Polres Nias untuk mencari solusi terbaik.

Hal ini disampaikan Soziduhu kepada Kabar Nias lewat telepon selulurnya menanggapi permintaan pemilik kendaraan yang sudah ditabrak mobil pemadam (damkar) Sabtu.

“Jalan di Saombö itu agak sempit. Saat personel datang ke sana memadamkan api dari jauh sudah dibunyikan sirene, tetapi banyak warga sekitar menonton dan memarkirkan kendaraan sekitar lokasi kejadian. Karena mobil pemadam buru-buru, tak sengaja 1 unit sepeda motor dan 1 unit mobil tertabrak. Kerusakan itu ditanggung oleh pemilik kendaraan. Kami tidak bertanggung jawab untuk itu,” ujar Soziduhu.

“Jangankan kendaraan. Nyawa warga saja hilang saat Damkar bekerja dan sudah membunyikan sirene tidak menjadi tanggung jawab pemerintah. Undang-undang sudah mengatur itu,” lanjut Soziduhu. Walau demikian, pihaknya tetap berkoordinasi dengan pihak Sat Lantas yang tengah bertugas untuk mencari solusi terbaik pada masalah dimaksud.

Untuk itu, Eporus gereja Angorahua Fa’awösa khö Yesu (AFY) Itu mengimbau agar warga sekitar dan yang tengah melintas di jalan dapat memberi ruang kepada personel yang tengah mengendarai damkar saat sirene sudah dibunyikan.

Kebakaran4
Mobil Kijang yang diseruduk mobil pemadam kebakaran, Sabtu (27/2/2016). —Foto: Kabarnias.com/Onlyhu Ndraha

Di lokasi kejadian pemilik kendaraan mobil dengan nomor kendaraan BK 1041 GB, Fo’arota Maruao, mengatakan, adanya kelalaian petugas pembawa damkar itu. Kemungkinan lupa memasang rem tangan karena turunan, seketika mobil itu menyeruduk belakang mobil yang sudah diparkir di depan rumah makan Padang Jamu. Jaraknya sekitar 20 meter dari tempat damkar parkir menyeruduk mobil dan sepeda motor itu.

“Sudah duluan aku memarkir mobilku di sini. Kan mobil pemadam dari sana. Saat mobil pemadam berhenti karena jalan menurun, mobil itu bergerak dan menyeruduk belakang mobilku dan satu lagi sepeda motor. Akibatnya rusak,” ujar Fo’arota.

Hal senada juga diutarakan pemilik sepeda motor BB 5270 TC, Yatima Zendratö, dia terkejut saat damkar jalan dan seketika menabrak kendaraannya yang sudah parkir di pinggir jalan. Akibatnya, stang, lampu depan dan belakang rusak.

“Sepertinya pengendara mobil pemadam yang salah dalam prosedur kerja sehingga membuat kerugian kepada pihak lain. Mobil damkar kok bisa-bisanya jalan sendiri setelah diparkir,” ujarnya. Kedua korban itu meminta pihak BPBD Gunungsitoli bertanggung jawab dan mengganti kerugian atas kerusakan itu.

Sementara itu, kebakaran di Jalan Yos Sudarso, Kelurahan Saombö Km 2 arah Pelabuhan Angin Gunungsitoli, Sabtu, sekejap menghanguskan gudang usaha mebel (panglon) milik UD Ilham dan kerugian diperkirakan puluhan juta rupiah. Menurut Soziduhu, penyebab kebakaran masih didalami. Tak ada korban jiwa dalam kebakaran itu. [knc02w]