KRIMINALITAS

Mengamuk di Kapal Belanak, Seorang Penumpang Lukai 10 Orang

0
3958
Korban masih dirawat iintensif di UGD RSUD Gunungsitoli. Foto Kabar Nias/Onlyhu Ndraha.

GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS – Salah seorang penumpang Kapal Belanak dari Sibolga menuju Kota Gunungsitoli tiba-tiba mengamuk dan menikam 10 penumpang lainnya menggunakan sebilah pisau. Pihak Polres Nias masih mendalami motif kejadian ini. Semua korban masih dirawat intensif di RSUD Gunungsitoli. Kopda Andre Anggota Kodim 0213 Nias berhasil mengamankan pelaku.

Demikian disampaikan Kasat Reskrim Polres Nias AKP SK. Harefa lewat rilis pers yang diterima Redaksi Kabar Nias, Jumat (11/3/2016), melalui Ps Paur Humas Polres Nias Aiptu Osiduhugö Daeli.

Pengamatan Kabar Nias, Jumat pagi, semua korban masih berada di UGD RSUD Gunungsitoli untuk mendapat pengobatan secara intensif dan pihak dokter tengah sibuk mengambil visum. Pihak keluarga korban juga mulai berdatangan dan belum mengetahui motif kejadian itu.

“Sementara pelaku telah diamankan, tetapi motif masih belum diketahui. Pelaku berinisial TL (50) alias Ama Roba, wiraswasta, warga Desa So’onogeu, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan. Para korban belum bisa dimintai keterangan,” kata SK Harefa dalam rilis pers tersebut.

Menurut Humas Polres Nias, dari beberapa saksi diperoleh informasi bahwa kejadian tersebut berlangsung secara tiba-tiba, pelaku menyerang dengan cara menghujamkan pisau kepada beberapa orang bahkan sambil berlari menghujamkan pisau yang dipegangnya kepada penumpang yang berdiri di sekitar tempat dia berlari sehingga korban berjatuhan.

“Salah seorang saksi pada saa itu adalah Kopda Andre Anggota Kodim 0213 Nias, melihat pelaku melukai penumpang dengan membabibuta, termasuk kepada ABK Budi sehingga Kopda Andre bersama-sama penumpang lainnya meringkus sang Pelaku,” kata Osiduhugö.

Lewat status di Facebooknya, salah seorang penumpang Kapal Belanak, Glorya Agusana Siburian, istri Dandim 0213/Nias, menuliskan, kejadian itu, Jumat (11/3/2016) sekira pukul 05.00. Seketika, lelaki paruh baya itu mengamuk dan menikam penumpang lainnya yang sedang terlelap.

Dari informasi yang diterima dari Polres Nias, jumlah korban sebanyak 10 orang dan saat ini masih dirawat di RSU Gunungsitoli untuk mendapat perawatan medis. Adapun nama-nama korban adalah sebagai berikut:

  1. Rahmawati Panggabean, Pr (62), Mudik Jalan, Himalaya Gunungsitoli, Mengalami luka tusuk di pundak.
  2. Desiana Sembiring, Pr (33) Desa Dahana Gunungsitoli /Jalan Desa Munte Kecamatan Munte, Kabupaten Tanah Karo, luka tusuk di perut.
  3. Syukur Ziliwu, Lk (19) Desa Afia Kecamatan Gunungsitoli Utara, luka tusuk di dada kiri.
  4. Alibudi Hia, Lk (42) ABK Kapal Belanak Jalan Makam Pahlawan Gunungsitoli, luka tusuk di dada Kiri.
  5. Rohul Jaya Sang Putra Laia, Lk (12), Desa Hilimagiao Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan, luka tusuk di pelipis kiri.
  6. Sama’eli Laia, Lk (29), karyawan PT Akasia Kerinci Aramo Kecamatan Aramo Kabupaten Nias Selatan, luka tusuk di pinggang kiri.
  7. Gusman Yarman Waruwu, Lk (27) Desa Sisarahili Ma’u Kab. Nias, luka tusuk di lengan tusuk atas.
  8. Hezisökhi Zalukhu, Lk (63) Desa Mazingö Alasa Talu Muzöi Kabupaten Nias Utara, luka tusuk di dada.
  9. Agus, Lk (38) Telukdalam, Nias Selatan, luka Tusuk di ulu hati.
  10. Fatizaro Bu’ulölö, Lk (35), Desa Orahili Eho, Kecamatan Amandraya, Kabupaten Nias Selatan, luka tusuk di dada dan lengan kiri.
Pelaku setelah diringkus. —Foto: Dokumentasi Polres Nias
Pelaku setelah diringkus. —Foto: Dokumentasi Polres Nias

“Pelaku masih dirawat di RSUD Gunungsitoli sehingga belum bisa dimintai keterangan” ujar SK. Harefa. [knc02w]