INSIDEN KEBAKARAN

Kapolres Nias Selatan: Penyebab Kebakaran Masih Diselidiki

0
571

TELUKDALAM, KABAR NIAS — Kepolisian Resor Nias Selatan sedang menyelidiki kasus terbakarnya kantor/posko KNPI Telukdalam, Nias Selatan. Belum ditemukan indikasi bahwa tempat itu dibakar. Hal itu disampaikan Kepala Polres Nias Selatan AKBP Robert Da Costa kepada Kabar Nias, yang ditemui di ruang kerjanya, Senin (21/12/2015).

“Saat kejadian, penjaga pos tersebut lagi keluar untuk makan. Ia mendengar kebakaran itu dari tetangga yang dekat posko tersebut,” kata Robert.

Menurut Robert, dari penyelidikan yang dilakukan, hingga kini Polres Nias Selatan belum bisa menyimpulkan penyebab kebakaran itu. Ia memastikan, pihaknya tidak menemukan adanya tanda-tanda bahwa posko tersebut dibakar.

“Saat personel melakukan olah TKP tidak temukan adanya petunjuk ke arah sana, seperti bekas botol atau apa pun di lokasi kebakaran,” ujar Robert.

Meskipun demikian, Polres Nias Selatan terus melakukan penyelidikan, termasuk memanggil para saksi mata dan penjaga posko tersebut. Jika ada indikasi tempat itu sengaja dibakar, kata Robert, pihaknya akan menindak sesuai aturan yang berlaku.

Posko di Jalan Saönigeho Kilometer 1, Telukdalam, itu terbakar pada hari Minggu (20/12/2015) pukul 20.00. Satu unit pemadam kebakaran diterjunkan untuk memadamkan api. Tidak ada korban jiwa dalam insiden kebakaran itu. Adapun jumlah kerugian belum diketahui. [knc05w]

BAGIKAN
Berita sebelumyaSozanolo Ndruru: Saya Siap Melakukan yang Terbaik
Berita berikutnyaLakukan Proyek Tanpa Tender, Effendi Divonis 16 Bulan Penjara

Reporter Kabar Nias untuk wilayah Kabupaten Nias Selatan. Lahir pada 30 Juli 1988 di Desa Hilimaenamölö, Kecamatan Maniamölö Luahagudre, Kabupaten Nias Selatan. Kuliah di Universitas Darma Agung, Medan, Jurusan Teknik Sipil. Selain menjalani profesi sebagai jurnalis, ia juga aktif di beberapa organisasi kemahasiswaan dan kepemudaan. Menyuarakan kebenaran dan memperjuangkan kepentingan publik adalah komitmen hidupnya. Pria lajang ini juga memiliki moto: “Hidup harus bermanfaat bagi orang banyak”.