KECELAKAAN LAUT

Kecelakaan Laut Terjadi Lagi, Empat Warga di Nias Utara Hilang

0
821
Keluarga korban melapor ke Pos Badan SAR Nias, Minggu (17/7/2016). —Foto dokumentasi SAR Nias.

GUNUNGSITOLI, KABAR NIAS — Empat warga yang menuju Pulau Wunga, Minggu (17/7/2016), di perairan Samudra Hindia, Kabupaten Nias Utara, dilaporkan hilang oleh keluarga mereka. Badan SAR Nasional Pos Nias kini sedang melakukan pencarian.

Kabar insiden kecelakaan laut itu disampaikan Kepala Basarnas Pos Nias Bobby kepada Kabar Nias, melalui layanan pesan singkat (SMS), Senin (18/7/2016) pagi. Kepastian itu diperoleh Basarnas Pos Nias dari keluarga korban yang mendatangi Pos SAR Nias di Jl Pelud Binaka Km 9, Desa Ononamölö I Lot, Kecamatan Gunungsitoli Selatan, Kota Gunungsitoli, Minggu.

“Baru saja kami mendapat berita adanya musibah kapal cepat (speed boat) dengan kapasitas mesin 15 PK warna kuning yang berlayar dari Afulu menuju Pulau Wunga. Muatan speed boat itu dikabarkan ada empat orang. Menurut keluarga para korban, kemungkinan mereka kecelakaan di laut dan belum sampai di pulau yang dituju,” kata Bobby.

Dari laporan keluarga, keempat korban tersebut bernama Faisal Zebua (47), Salim (36), Hasan (36), dan Iman (40). Mereka terakhir kontak dengan keluarga pada hari Minggu pukul 14.30. Pihak Basarnas, pagi ini, Senin, melakukan pencarian di lokasi kejadian sambil berkoordinasi dengan instansi terkait.

Bobby mengimbau kepada seluruh nelayan atau yang hendak melaut kiranya selalu menggunakan rompi pelampung demi keselamatan pada saat terjadi kecelakaan.

Seperti diketahui, Kamis, 23 Juni 2016, terjadi kecelakaan laut di Kepulauan Hinako, Kabupaten Nias Barat, dengan korban jiwa Pendeta (Emeritus) Herman Baeha, anggota DPRD Nias Utara. Herman bersama empat orang lainnya sedang memancing saat perahu yang mereka tumpangi terbalik karena ombak besar (Baca Juga: Tim SAR Gabungan Temukan Pdt Herman Baeha di Perairan Pulau Asu). [knc02w]